Aksi Demo di Kawasi Diwarnai Provokasi Akibat Upaya Pelemparan Kursi Kecil

Minggu, 16 November 2025 - 09:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Aksi demonstrasi yang berlangsung di Kawasi, Pulau Obi, Halmahera Selatan, Sabtu (15/11), diwarnai upaya provokasi dari sebagian peserta demonstrasi terhadap tim pengamanan.

Pantauan di lokasi menunjukkan, selain mencoba memicu ketegangan, peserta aksi juga menolak keras tawaran air minum yang diberikan oleh tim pengamanan dan karyawan perusahaan. Padahal upaya yang dilakukan oleh tim keamanan maupun karyawan tersebut sebagai gestur kemanusiaan.

Tim pengamanan yang bertugas menjaga situasi tetap kondusif melakukan pendekatan persuasif. Sebagai bentuk kepedulian, mereka menawarkan air minum kepada para peserta aksi, mengingat kegiatan berlangsung di bawah terik matahari dan berpotensi menyebabkan dehidrasi.

Namun, tawaran air minum tersebut ditolak mentah-mentah oleh sebagian peserta demo, bahkan dengan penolakan yang cukup keras. Padahal, pemberian air minum dilakukan murni untuk memastikan seluruh pihak tetap aman dan tidak mengalami dehidrasi selama kegiatan berlangsung.

Sejumlah warga yang menyaksikan aksi tersebut mengaku melihat beberapa peserta demonstrasi mencoba memancing ketegangan dan provokasi di tengah kerumunan.

“Kami melihat beberapa peserta demonstrasi mencoba menghalau tim pengamanan menggunakan kursi kecil,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Baca Juga :  DPRD Halsel Upayakan Bentuk Pansus Daerah Otonomi Baru 

Menurut kesaksian warga, upaya provokasi tersebut terjadi tiba-tiba, seolah ditujukan untuk memancing respons balik dari petugas yang sejak awal menjaga aksi dengan pendekatan persuasif dan tenang.

Meskipun mendapat penolakan dan upaya provokasi, sikap tim pengamanan tetap tenang dan profesional. Tim pengamanan tetap fokus pada tugas menjaga ketertiban umum dan memastikan situasi tetap aman tanpa terpancing atau merespons provokasi yang terjadi.

Tim pengamanan menegaskan bahwa pendekatan persuasif dan menjaga keselamatan seluruh pihak, termasuk demonstran, adalah prioritas utama mereka.

Berita Terkait

DPD GMNI Malut Soroti Dugaan Maraknya Investasi Tambang Tanpa AMDAL di Haltim
Shanty Alda Nathalia Tak Lagi Urus Perusahaan Tambang
Dari Perahu ke Cold Storage: Langkah Nelayan Soligi Menguatkan Ekonomi Desa
Kades Bantah Isu Tunggakan Lahan PT Arumba Jaya Perkasa
Akademisi Tambang Apresiasi Penertiban Galian C Ilegal di Maluku Utara 
Program Vokasi Pelita Harita Nickel Latih 40 Pemuda Pulau Obi 
Polisi Bidik Dugaan Tambang Ilegal Anak Perusahaan Harum Energy di Haltim
Tindaklanjuti Arahan Bupati, Kecamatan Kayoa Gelar Jum’at Bersih di Seluruh Desa

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 16:27 WIT

DPD GMNI Malut Soroti Dugaan Maraknya Investasi Tambang Tanpa AMDAL di Haltim

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:51 WIT

Shanty Alda Nathalia Tak Lagi Urus Perusahaan Tambang

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:12 WIT

Dari Perahu ke Cold Storage: Langkah Nelayan Soligi Menguatkan Ekonomi Desa

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:58 WIT

Kades Bantah Isu Tunggakan Lahan PT Arumba Jaya Perkasa

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:29 WIT

Akademisi Tambang Apresiasi Penertiban Galian C Ilegal di Maluku Utara 

Berita Terbaru

Politik

Golkar Maluku Utara Siap Gelar Musda

Jumat, 10 Apr 2026 - 11:56 WIT

Daerah

DPP KAI Lantik DPC di Lima Daerah Maluku Utara

Jumat, 10 Apr 2026 - 11:45 WIT

Sosok

Tiga Obituari dalam Kepergian Irfan Ahmad

Rabu, 8 Apr 2026 - 14:56 WIT