Pemkab Halsel Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba. || dok : Ridal/Kasedata

Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba. || dok : Ridal/Kasedata

Kasedata.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Pemkab Halsel) berkomitmen memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui kolaborasi terpadu antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa sebagai satu kesatuan ekosistem lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, usai memimpin rapat koordinasi pengelolaan sampah bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat, serta 21 kepala desa di wilayah ibu kota kabupaten. Rapat berlangsung di Kantor Bupati Halmahera Selatan, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga :  Gubernur Sherly Pimpin Aksi Penanaman Sejuta Mangrove di Halteng

Bupati menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah kabupaten semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur pemerintahan hingga ke tingkat desa, serta partisipasi masyarakat secara luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengelolaan sampah tidak cukup hanya berfokus pada pengangkutan. Yang lebih penting adalah perubahan perilaku masyarakat, dimulai dari pemilahan dan pengurangan sampah sejak dari sumbernya,” tegas Bupati.

Baca Juga :  Gedung Terbakar, Dokumen CJH Malut Dipastikan Aman

Ia menjelaskan, Pemkab Halsel akan memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis ekosistem dengan menyediakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) serta mengembangkan Tempat Pengolahan Sampah dengan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) yang direncanakan mulai dioptimalkan pada tahun 2026.

“Karena itu, pemerintah daerah akan memperkuat sarana dan prasarana Dinas Lingkungan Hidup, termasuk penambahan armada pengangkut serta penyediaan bak kontainer TPS yang akan ditempatkan di masing-masing desa,” tandasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir
Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara
Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:16 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28 WIT

Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT