Kolaborasi Industri, Pemerintah, dan Warga Bangun Desa Kawasi Tangguh Bencana

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Kawasi memerankan korban bencana dalam simulasi evakuasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons darurat.

Warga Desa Kawasi memerankan korban bencana dalam simulasi evakuasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons darurat.

Kasedata.id – Sebagai wujud komitmen terhadap keselamatan dan keberlanjutan masyarakat di sekitar wilayah operasional, Harita Nickel berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Kawasi memfasilitasi pembentukan Tim Siaga Bencana Desa (TSBD). Langkah strategis ini diawali dengan pelatihan dan simulasi kesiapsiagaan bencana yang melibatkan 51 warga di Permukiman Baru Desa Kawasi, pada Jumat (19/12).

Pelatihan ini dipimpin oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan dan melibatkan sinergi multipihak, mulai dari Stasiun Meteorologi Oesman Sadik, Kantor SAR Ternate, Puskesmas Pembantu, hingga Pondok Bersalin Desa. Kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan pendekatan mitigasi risiko bencana yang terintegrasi dan responsif.

Kesiapsiagaan menjadi kebutuhan strategis bagi Kawasi yang berada di wilayah pesisir dengan potensi gempa serta intensitas hujan tinggi. BMKG mencatat puncak curah hujan Pulau Obi terjadi pada bulan Juni, yang berpotensi meningkatkan risiko bencana alam. Karena itu, 43 orang dewasa dan 8 anak peserta pelatihan dibekali materi identifikasi risiko, simulasi evakuasi, hingga penguatan koordinasi saat kondisi darurat.

Kepala Seksi Kesejahteraan Pemerintah Desa Kawasi, Bambang Bakir, menegaskan pentingnya pembentukan TSBD sebagai langkah nyata meningkatkan kesiapan warga. “Latihan ini penting agar masyarakat siap menghadapi dampak perubahan cuaca dan potensi bencana alam di Desa Kawasi. Pembentukan Tim Siaga Bencana Desa memperkuat peran warga sebagai pelaku utama kesiapsiagaan,” ujarnya.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Oesman Sadik Halmahera Selatan, Yusran Titdoy, menambahkan bahwa kesiapsiagaan harus berbasis data. “Kesiapsiagaan bencana harus ditopang oleh informasi cuaca yang akurat. Tahun ini puncak curah hujan di Pulau Obi terjadi pada bulan Juni. BMKG memperkuat pemantauan agar masyarakat memperoleh informasi dini terhadap potensi dampak cuaca,” jelasnya.

Baca Juga :  Menjaga Warisan Alam Obi: Harita Nickel Lestarikan Flora dan Fauna Endemik lewat Pemantauan dan Edukasi Karyawan

Inisiatif ini juga sejalan dengan semangat Satu Harita Saling Menjaga serta program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Sebagai bagian dari masyarakat sekitar wilayah operasional, Harita Nickel mendukung penguatan kapasitas warga. Assistant Vice President Site Corporate Communications Harita Nickel, Joseph Sinaga, menegaskan bahwa ketangguhan warga menjadi fondasi keberlanjutan bersama.

“Melalui semangat ‘Satu Harita, Saling Menjaga’, kami mendukung penuh peningkatan kapasitas warga Kawasi. Harapannya, pelatihan ini tidak hanya membangun keterampilan teknis, tetapi juga membentuk masyarakat yang mandiri, sigap, dan mampu merespons risiko bencana dengan cepat dan tepat,” ungkap Joseph.

Pembentukan TSBD Kawasi diharapkan menjadi mekanisme respons bencana berbasis komunitas yang solid. Kolaborasi erat antara masyarakat, pemerintah, instansi kebencanaan (Basarnas, BPBD, BMKG), dan sektor swasta seperti Harita Nickel, menjadi fondasi kuat untuk memastikan keselamatan warga dan mewujudkan Desa Kawasi yang tangguh bencana secara berkelanjutan.[]

Berita Terkait

PERHAPI Siap Kawal PPM Pertambangan di Maluku Utara
Prodi Tambang Unkhair Perkuat Kurikulum Berbasis OBE
Sinergi Pemerintah, Tambang Rakyat di Halsel Segera Kantongi Izin
DPD GMNI Malut Soroti Dugaan Maraknya Investasi Tambang Tanpa AMDAL di Haltim
Shanty Alda Nathalia Tak Lagi Urus Perusahaan Tambang
Dari Perahu ke Cold Storage: Langkah Nelayan Soligi Menguatkan Ekonomi Desa
Kades Bantah Isu Tunggakan Lahan PT Arumba Jaya Perkasa
Akademisi Tambang Apresiasi Penertiban Galian C Ilegal di Maluku Utara 

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 08:50 WIT

PERHAPI Siap Kawal PPM Pertambangan di Maluku Utara

Jumat, 24 April 2026 - 21:28 WIT

Prodi Tambang Unkhair Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

Kamis, 16 April 2026 - 21:12 WIT

Sinergi Pemerintah, Tambang Rakyat di Halsel Segera Kantongi Izin

Senin, 23 Maret 2026 - 16:27 WIT

DPD GMNI Malut Soroti Dugaan Maraknya Investasi Tambang Tanpa AMDAL di Haltim

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:51 WIT

Shanty Alda Nathalia Tak Lagi Urus Perusahaan Tambang

Berita Terbaru

Farida Djama, saat menggekar reses di SMA Negeri 1 Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

Farida Djama Reses di SMAN 1 Ternate, Tampung Aspirasi Guru

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:09 WIT

BPN Ternate, Shendy Yulanda Putra/Villa Lago Montana [dok : kasedata]

Daerah

BPN Ternate : Villa Lago Montana Sah Secara Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:14 WIT

Plt Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Ternate, Rusli Jafar [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

SMA Negeri 10 Ternate Jalankan LSP 2026–2028 Wakili Malut

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:11 WIT