Angka Anak Tidak Sekolah di Malut Masih Tinggi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abubakar Abdullah. || dok : Ilham/Kasedata

Abubakar Abdullah. || dok : Ilham/Kasedata

Kasedata.id Jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Provinsi Maluku Utara mencapai 35 ribu. Angka ini secara jelas tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan sebaran ditingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah mengungkapkan bahwa data jumlah ATS ini per tahun 2025 dan tersebar diberbagai tingkatan pendidikan.

“35 ribu itu ada di semua tingkatan pendidikan dan usia dengan latar belakang maupun faktor penyebabnya,” ucap Abubakar Abdullah, Kamis (9/10/2025).

Ia membeberkan bahwa faktor yang menyebabkan anak putus sekolah di Maluku Utara disebabkan faktor ekonomi, sebaran sekolah yang tidak merata, daya tarik lapangan kerja, dan budaya masyarakat yang tidak mendukung pendidikan.

“Faktor inilah yang dapat mempengaruhi angka putus sekolah. Namun, kami juga belum memiliki data secara akademik untuk menganalisis penyebab pastinya. Apakah ATS dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, sebaran sekolah kah, atau budaya masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pesan Cak Imin untuk PKB Malut, Kawal Program Presiden Prabowo

Meski begitu, Abubakar menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara telah menerapkan kebijakan untuk mengatasi hal tersebut. Kebijakan itu, lanjut dia, berupa program sekolah gratis sebagai upaya mencegah ATS.

“Untuk itu kami berharap ada lintas koordinasi yang baik antar pemerintah Kabupaten dan Kota. Dengan begitu, kami berharap semua pemangku kepentingan dapat berkontribusi melalui inisiatif nyata,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Muhajirin Serap Aspirasi Warga Halbar, Pendidikan, Air Bersih dan Petani Jadi Prioritas
Solar Subsidi Jadi Atensi, Pemprov Malut dan BPH Migas Awasi Ketat Seluruh SPBU
Pemprov Malut Perketat Pengawasan Solar Subsidi, Mafia BBM Mulai Dibidik
Dikbud Malut Matangkan SPMB 2026, Hapus Stigma Sekolah Favorit dan Tutup Celah “Orang Dalam”
SMAN 2 Ternate Pamer Kecanggihan Robotik, Kadikbud Malut Apresiasi Terobosan Visioner
Stabilkan Pangan Jelang Idul Adha, Gubernur Malut Kirim 100 Sapi ke Seluruh Daerah
SMKN 1 Ternate Buktikan Kualitas, Lulusan Langsung Diserap Industri
Putra-Putri Pulau Obi yang Menjadi Tuan Rumah di Industri Nikel

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:36 WIT

Muhajirin Serap Aspirasi Warga Halbar, Pendidikan, Air Bersih dan Petani Jadi Prioritas

Senin, 18 Mei 2026 - 19:20 WIT

Solar Subsidi Jadi Atensi, Pemprov Malut dan BPH Migas Awasi Ketat Seluruh SPBU

Senin, 18 Mei 2026 - 19:03 WIT

Pemprov Malut Perketat Pengawasan Solar Subsidi, Mafia BBM Mulai Dibidik

Senin, 18 Mei 2026 - 16:53 WIT

Dikbud Malut Matangkan SPMB 2026, Hapus Stigma Sekolah Favorit dan Tutup Celah “Orang Dalam”

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:55 WIT

Stabilkan Pangan Jelang Idul Adha, Gubernur Malut Kirim 100 Sapi ke Seluruh Daerah

Berita Terbaru

Rumah warga Fitu saat terbakar [Foto : Iin Afriyanti/Kasedata]

Hukum & Peristiwa

Rumah Warga Fitu di Ternate Hangus Terbakar

Senin, 18 Mei 2026 - 14:17 WIT