Kasedata.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jiko Banau, Desa Tuada, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Hambar), menebar sebanyak 200.000 benur udang vaname sebagai bagian dari pengembangan budidaya perikanan di desa.
Penebaran benur berjenis PL-10 itu dilakukan di dua lokasi tambak, yakni RT 004 dan RT 001.
Koordinator TEKAD Kabupaten Halbar, Amin Raden, mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi budidaya udang vaname, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat dan pembudidaya lokal mengenai teknik budidaya yang baik dan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, program itu diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa.
Amin menjelaskan, TEKAD akan terus memberikan pendampingan kepada BUMDes Jiko Banau. Pasalnya, pada 2025 BUMDes tersebut memperoleh dukungan dari IF dan RITD untuk pengembangan usaha budidaya udang vaname.
“Kami harapkan dalam tiga bulan ke depan hasilnya sudah bisa dinikmati,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Halbar, Fadli Husein, mengatakan penebaran benur merupakan upaya menjaga produktivitas sektor perikanan budidaya di daerah.
Ia berharap usaha budidaya udang vaname yang dikelola BUMDes Jiko Banau mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) sekaligus memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.
“BUMDes ini sudah menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat desa. Semoga budidaya ini terus berkelanjutan,” kata Fadli. (*)
Penulis : Iin Afriyanti
Editor : Sandin Ar







