Dinilai Tendensius, Kadera Institute Bela Djasman Abubakar

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Djasman Abubakar. || dok : Istimewa

Djasman Abubakar. || dok : Istimewa

Kasedata.id Kajian, Advokasi, Demokrasi dan Pembanguna Daerah (Kadera Institute) menilai polemik yang menyerang pencalonan Djasman Abubakar sebagai Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Ake Gaale Kota Ternate terkesan tendensius dan tidak berimbang.

Wakil Ketua Kadera Institute, Arjun Onga, mengatakan kritik yang dialamatkan kepada Djasman seharusnya ditempatkan dalam konteks yang adil dan objektif.

“Kalau kita mau bicara soal relasi kekeluargaan, Wali Kota saja bisa mengangkat iparnya menjadi Sekda dan menempatkan kerabatnya di berbagai jabatan strategis. Jadi, kenapa hanya Djasman yang dipersoalkan ?” kata Arjun kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pencalonan Djasman dalam seleksi Direktur PDAM Ake Gaale adalah sah secara hukum, karena melalui mekanisme panitia seleksi terbuka. Ia menegaskan bahwa yang seharusnya diuji adalah kapasitas dan kompetensi, bukan hubungan keluarga.

Baca Juga :  Kebersihan Lingkungan Jadi Prioritas Pemdes Waiu Kepulauan Sula

“Ini bukan pengangkatan langsung, tapi seleksi terbuka. Kalau Djasman dinyatakan lolos administrasi berarti secara normatif dia memenuhi syarat. Jangan kita menggiring opini seolah-olah proses ini sudah cacat hanya karena hubungan kekerabatan,” tegasnya.

Arjun juga membantah tudingan bahwa Djasman memiliki rekam jejak buruk saat memimpin KONI Maluku Utara. Sebab, dinamika organisasi tidak bisa serta-merta dijadikan dasar untuk menafikan kapasitas seseorang.

“Dalam organisasi besar seperti KONI, konflik dan perbedaan pendapat itu biasa. Tidak adil jika itu dijadikan alasan untuk menghakimi kompetensi seseorang. Yang harus diuji adalah gagasan, rekam kerja, dan visi membenahi PDAM Ake Gaale,” ujarnya.

Ia menilai serangan terhadap salah satu kader NU di Maluku Utara itu lebih bernuansa politis ketimbang berbasis pada ukuran profesionalisme.

Baca Juga :  Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Kepulauan Sula Disalurkan

“Kami melihat ini lebih sebagai upaya delegitimasi berbasis politik. Padahal PDAM membutuhkan figur yang berani melakukan pembenahan. Publik jangan digiring pada stigma sebelum proses seleksi berjalan tuntas. Tentu kami mendukung Djasman Abubakar untuk terus mengikuti seleksi, jangan dengar spekulasi orang lain. Kami meyakini sosok Djasman tidak memiliki niat seperti yang dikatakan. Ia punya hak yang sama tolong hormati,” tambahnya.

Kadera Institute, lanjut Arjun, mendorong Panitia Seleksi agar tetap bekerja independen dan profesional tanpa tekanan opini publik yang bersifat sepihak.

“Biarkan Pansel bekerja sesuai aturan. Siapa pun yang terbaik berdasarkan uji kompetensi, rekam jejak, dan visi perbaikan PDAM, itulah yang harus dipilih,” tutupnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gerak Cepat Pemerintah, Bantuan dan Tim Gabungan Dikirim ke Batang Dua
Pemprov Malut Pastikan Situasi Terkendali Pasca Gempa dan Bantuan Mulai Disalurkan
Peringatan Tsunami Dicabut, Malut Mulai Tenang Usai Gempa 7,6 Magnitudo
DPRD Halsel Kritisi Lambannya Pelabuhan Semut di Tuwokona
Komisi IV DPRD Malut Soroti Kerusakan Kelas dan Sertifikasi Guru
Ketum KONI Ternate Pantau Latihan Atlet Porprov
Mudik Bersubsidi 2026 Tuntas, 12 Ribu Lebih Warga Malut Terlayani Aman dan Terjangkau
Pemkab Halsel Perkuat Displin dan Kinerja ASN

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 17:12 WIT

Gerak Cepat Pemerintah, Bantuan dan Tim Gabungan Dikirim ke Batang Dua

Kamis, 2 April 2026 - 14:39 WIT

Pemprov Malut Pastikan Situasi Terkendali Pasca Gempa dan Bantuan Mulai Disalurkan

Kamis, 2 April 2026 - 11:24 WIT

Peringatan Tsunami Dicabut, Malut Mulai Tenang Usai Gempa 7,6 Magnitudo

Rabu, 1 April 2026 - 17:41 WIT

DPRD Halsel Kritisi Lambannya Pelabuhan Semut di Tuwokona

Rabu, 1 April 2026 - 17:11 WIT

Komisi IV DPRD Malut Soroti Kerusakan Kelas dan Sertifikasi Guru

Berita Terbaru