Efisiensi Anggaran Dipastikan Tak Ganggu Program Pemkot Ternate

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly saat diwawancarai || Dok : Kasedata.id

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly saat diwawancarai || Dok : Kasedata.id

Kasaedata.id – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat dipastikan tidak berpangaruh pada program prioritas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate.  Langkah kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengamanatkan pemangkasan anggaran di beberapa pos belanja.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, usai menghadiri keguatan Musrenbang Kecamatan Ternate Tengah mengungkapkan bahwa Pemkot Ternate saat ini menyusun skema efisiensi  untuk dibahas bersama dalam rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Menurutnya, langkah ini wajib dilakukan karena merupakan ketentuan yang harus dipatuhi Pemerintah Daerah.

“Sebagai contoh, perjalanan dinas dipangkas hingga 50 persen dari total anggaran yang telah dialokasikan dalam APBD,” ujar Rizal kepada media, Jumat (14/2/2025).

Ia menjelaskan pemotongan anggaran perjalanan dinas, baik dalam daerah maupun luar daerah merupakan mandat yang harus dieksekusi. Karena itu, Pemkot Ternate akan menggelar rapat bersama DPRD pada Senin pekan depan untuk membahas implementasi kebijakan ini.

“Efisiensi ini dilakukan agar pemotongan dana transfer dari pusat ke daerah tidak sampai mengganggu sumber dana yang berasal dari APBN,” tambahnya.

Meskipun terjadi pengurangan anggaran, Rizal memastikan bahwa program prioritas tetap berjalan seperti biasa. Pemerintah Kota Ternate juga telah menerima surat terkait efisiensi anggaran sebesar Rp4,5 miliar dari dana transfer pusat ke daerah.

“Saya pastikan efisiensi ini tidak akan terlalu berpengaruh terhadap kebijakan dalam APBD 2025. Program-program  telah direncanakan tetap berjalan dengan mengoptimalkan sumber pendapatan daerah, termasuk dari pajak dan retribusi,” tegasnya.

Baca Juga :  Rumah dan Gereja Terdampak Gempa Dibantu Pemprov Malut

Menurut Rizal, langkah efisiensi ini mendorong kemandirian fiskal daerah agar tidak bergantung sepenuhnya pada dana pusat. Pengurangan anggaran perjalanan dinas, misalnya tidak berarti perjalanan dinas dihapus, tetapi hanya dikurangi frekuensinya.

“Selain perjalanan dinas, ada juga efisiensi pada belanja modal dan belanja jasa. Namun, penerapannya disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Setiap langkah efisiensi akan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Badan Anggaran DPRD agar kebijakan pemerintah tetap sejalan dengan legislatif,” jelasnya.

Di sisi lain, anggaran untuk program prioritas seperti makan bergizi gratis tetap dialokasikan, meskipun membutuhkan penyesuaian agar tetap selaras dengan kebijakan efisiensi.

“Inpres ini menjadi peringatan bagi daerah untuk menyesuaikan anggaran APBD dengan perubahan alokasi dari APBN. Rasionalisasi anggaran harus dilakukan secara proporsional agar tetap berbanding lurus dengan kebutuhan masyarakat,” pungkas Rizal. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo
Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga
RSU Tidore Dukung FKG UMMU
Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses
Gubernur Sherly dan Tri Tito Karnavian Sambangi Lago Montana
OJK Gandeng SMK Negeri 1 Ternate Perkuat Literasi Keuangan Lawan Pinjol Judol dan Investasi Bodong
Wagub Malut Serukan Bahasa Daerah Kembali Dipakai di Kantor dan Rumah
Wagub Sarbin Sehe Dorong NMIBF 2026 Jadi Magnet Investasi dan Dongkrak PAD Malut

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIT

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo

Minggu, 6 September 2026 - 22:40 WIT

Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIT

RSU Tidore Dukung FKG UMMU

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIT

Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses

Kamis, 3 September 2026 - 14:26 WIT

Gubernur Sherly dan Tri Tito Karnavian Sambangi Lago Montana

Berita Terbaru

Pendidikan

Dikawal RSIJ Grup, UMMU Percepat Buka Fakultas Kedokteran

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:03 WIT