Efisiensi Anggaran, Potensi Pemkot Ternate PHK PTT ?   

Sabtu, 15 Februari 2025 - 23:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Latar Kantor Wali Kota Ternate/Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly || Dok : kasedata.id

Latar Kantor Wali Kota Ternate/Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly || Dok : kasedata.id

Kasaedata.id – Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 membawa dampak terhadap kebijakan dan program pemerintah daerah. Salah satu dampaknya adalah potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi tenaga non-ASN atau Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Namun adanya kebjikan tersebut, Pemerintah Kota Ternate menegaskan komitmennya untuk tetap mempertahankan PTT terutama bagi mereka yang telah lama mengabdi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ternate, Samin Marsaoly, memastikan tidak ada PTT akan dirumahkan (PHK) meskipun terjadi pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tegaskan, tidak ada PTT yang dirumahkan sekalipun ada pemangkasan atau efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,” ujar Samin kepada media di Kantor Wali Kota Ternate.

Baca Juga :  Perkuat Ekonomi Warga, Pemkot Ternate Siap Luncurkan Koperasi Merah Putih

Ia mengakui kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat tetap harus dilaksanakan pemerintah daerah dan berdampak pada sejumlah program pembangunan. Namun, Pemkot Ternate tetap memastikan hak-hak PTT yang berjumlah kurang lebih dari 3.800 orang tetap terbayarkan tanpa pemotongan.

“Hak-hak PTT Kota Ternate tetap terbayarkan seperti biasa, dan bahkan tidak ada pengurangan,” tegasnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, juga menekankan bahwa meskipun terjadi pengurangan anggaran, program prioritas tetap berjalan seperti yang telah direncanakan.

Pemkot Ternate telah menerima surat terkait efisiensi anggaran sebesar Rp4,5 miliar dari dana transfer pusat ke daerah. Namun, Rizal memastikan bahwa efisiensi ini tidak akan mengganggu kebijakan dalam APBD 2025.

Baca Juga :  HUT PGRI, Momen Refleksi Perjuangan Guru di Kota Ternate

“Saya pastikan efisiensi ini tidak akan terlalu berpengaruh terhadap kebijakan dalam APBD 2025. Program-program yang telah direncanakan tetap berjalan dengan mengoptimalkan sumber pendapatan daerah, termasuk dari pajak dan retribusi,” jelas Rizal.

Menurutnya, langkah efisiensi ini justru menjadi momentum untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah agar tidak terlalu bergantung pada dana pusat. Salah satu bentuk efisiensi yang dilakukan adalah pengurangan anggaran perjalanan dinas, yang bukan berarti dihapuskan sepenuhnya tetapi hanya dikurangi frekuensinya.

Dengan strategi ini, Pemkot Ternate memastikan serta berkomitmen efisiensi anggaran tetap berjalan tanpa mengorbankan kesejahteraan pegawai serta program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Sekolah Kedinasan Jadi Rebutan, 198 Peserta Malut Adu Strategi di Simulasi CAT
Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo
Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga
RSU Tidore Dukung FKG UMMU
Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses
Gubernur Sherly dan Tri Tito Karnavian Sambangi Lago Montana
OJK Gandeng SMK Negeri 1 Ternate Perkuat Literasi Keuangan Lawan Pinjol Judol dan Investasi Bodong
Wagub Malut Serukan Bahasa Daerah Kembali Dipakai di Kantor dan Rumah

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:11 WIT

Sekolah Kedinasan Jadi Rebutan, 198 Peserta Malut Adu Strategi di Simulasi CAT

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIT

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo

Minggu, 6 September 2026 - 22:40 WIT

Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIT

RSU Tidore Dukung FKG UMMU

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIT

Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses

Berita Terbaru

Pendidikan

Dikawal RSIJ Grup, UMMU Percepat Buka Fakultas Kedokteran

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:03 WIT