Hardiknas 2025, Momen Menguatkan Pendidikan di Kepulauan Sula

Jumat, 2 Mei 2025 - 13:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, bertindak sebagai inspektur upacara di peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 || Dok : karno_kasedata

Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, bertindak sebagai inspektur upacara di peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 || Dok : karno_kasedata

Kasedata.id — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, bertema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Kegiatan ini berlangsung khidmat di halaman Istana Daerah, Jumat (2/5/2025).

Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.

Turut hadir dalam upacara ini Wakil Bupati Sula M. Saleh Marasabessy, Sekretaris Daerah Muhlis Soamole, Ketua DPRD Hi. Ahkam Gazali, serta seluruh jajaran Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati Fifian menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

“Hari Pendidikan Nasional adalah momentum reflektif untuk meneguhkan dedikasi, komitmen, dan semangat kita dalam mewujudkan amanat konstitusi,” ujar Bupati.

Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kita punya tanggung jawab konstitusional untuk menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh anak bangsa. UUD 1945 menegaskan, setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” lanjutnya.

Lebih jauh, Bupati menyoroti pentingnya inklusivitas dalam pendidikan. Tidak boleh ada diskriminasi, baik atas dasar agama, suku, gender, kondisi fisik, ekonomi, domisili, maupun faktor lain yang menghambat akses pendidikan.

Baca Juga :  Pemda Sula Terima Bantuan Kawasan Transmigrasi dari Pempus

“Pendidikan adalah hak asasi sekaligus hak sipil yang melekat pada setiap individu, baik sebagai pribadi maupun sebagai warga negara. Hak ini tidak boleh dikompromikan,” tegas Fifian.

Ia juga menyinggung arah kebijakan nasional dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional.

“Sebagaimana tercantum dalam Asta Cita keempat, Presiden Prabowo berkomitmen membangun sumber daya manusia yang unggul sebagai penggerak perubahan menuju Indonesia yang adil dan makmur,” pungkasnya. (*)

Penulis : Karno Pora

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate
Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar
Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian
Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate
Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan
Kebakaran Dekat Sungai Akelamo, Pemdes Kawasi Koordinasikan Penanganan
Kontraktor Tolak Desain PUPR Malut, Proyek Payahe–Dehepodo Tersandung Perencanaan
11 Pejabat Dilantik, Wali Kota Ternate Sebut Bukan Hadiah

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:03 WIT

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:54 WIT

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIT

Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:22 WIT

Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIT

Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan

Berita Terbaru

Jembatan Ake Busale di ruas Saketa-Dehepodo, Kabupaten Halmahera Selatan [dok : kasedata]

Daerah

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Okt 2026 - 12:54 WIT