Kadikbud Malut Kunker ke Morotai, Bawa Visi Gubernur Bidang Pendidikan 

Minggu, 21 September 2025 - 21:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Maluku Utara melaksanakan kunjungan kerja di SMA Pulau Morotai. || dok : Dikbud Malut

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Maluku Utara melaksanakan kunjungan kerja di SMA Pulau Morotai. || dok : Dikbud Malut

Kasedata.id Dalam upaya mewujudkan akses dan mutu pendidikan yang merata hingga ke daerah terpencil terus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Untuk itu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut terus memberikan perhatian serius kepada sekolah yang jauh dari pusat kota.

Menindaklanjuti arahan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah gencar melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di setiap sekolah dibawah naungan Pemprov Malut.

Kali ini mantan Pj Sekprov Malut itu mengunjungi SMA Kristen Nusa Damai di Desa Posi-posi Rau, Kecamatan Morotai Selatan. Kunker tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda di Kabupaten Pulau Morotai, yang mencakup pemeriksaan kesehatan gratis (PKG), peninjauan revitalisasi sekolah, serta pemantauan proses belajar mengajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesampainya disana, Aka sapaan akrab Abubakar Abdullah memberi perhatian khusus atas kondisi SMA Kristen Nusa Damai. Sekolah swasta itu juga menampung siswa dari pulau sekitar. Dari Pulau Saminyamau, tercatat 17 siswa SMA dan 20 siswa SMP yang mengenyam pendidikan di Posi-posi Rau.

Baca Juga :  Rakor DAK Tahun 2025, Kadikbud Malut Tekankan Ini

Akses menuju sekolah masih penuh tantangan. Para siswa harus menyeberangi laut sejauh 200 meter menggunakan perahu kecil (body sampan) yang disediakan pemerintah desa (Pemdes) setempat. Biaya transportasi ditetapkan Rp 20.000 per siswa setiap bulannya.

Namun, perjalanan itu hanya dapat ditempuh ketika cuaca baik. Saat hujan deras atau badai, mereka tidak bisa berangkat ke sekolah. Setiba di Posi-posi Rau, siswa masih harus berjalan kaki sekitar dua kilometer untuk mencapai SMA Kristen Nusa Damai.

“Atas arahan Ibu Gubernur, kami diminta memantau langsung kondisi sekolah ini, termasuk aktivitas belajar mengajar dan tantangan yang dihadapi siswa,” kata Abubakar, begitu di konfirmasi awak media termasuk kasedata.id, Sabtu (20/9/2025).

Ia mengatakan pihaknya harus menempuh perjalanan dari Daruba menuju Wayabula, kemudian melanjutkan dengan perahu ke Posi-posi Rau. Mereka tampak disambut pihak sekolah bersama sejumlah siswa dengan gembira.

Baca Juga :  Tutup Reses di Halbar, Muhajirin Tegaskan Seluruh Aspirasi Siap Dikawal

“Alhamdulillah perjalanan kami berjalan lancar,” ujarnya.

Menurutnya, kunjungan itu menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjangkau setiap sekolah di wilayah terluar, termasuk kawasan Morotai Selatan yang kerap disebut sebagai “Ujung Pasifik”.

Aka menegaskan bahwa perjuangan siswa menyeberangi laut dan menempuh perjalanan darat setiap hari untuk bersekolah pertanda masih adanya kesenjangan akses pendidikan di Maluku Utara.

“Hasil kunjungan akan dilaporkan ke ibu Gubernur untuk dicari alternatif dan intervensi Pemerintah Provinsi, sehingga siswa di Saminyamau tidak mengalami hambatan untuk bersekolah,” terangnya.

Terkait dengan arah kebijakan Pemprov dalam bentuk intervensi, Kadikbud berujar akan melaporkan terlebih dahulu hasil kunker ke Gubernur.

“Iya kita lapor dulu ke ibu Gubernur, yang jelas untuk Sarpras berupa RKB, RPS kemarin DAU 2024 sudah di intervensi dan sudah digunakan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko
Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV
Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih
APBD-P Maluku Utara Tahun 2026 Tembus Rp 3,211 Triliun
Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino
Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut
Sebanyak 28 Pemegang Izin Tambang Maluku Utara Belum Kantongi RKAB
BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:07 WIT

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIT

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:06 WIT

Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIT

Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:46 WIT

Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT