Kunker BAM DPR RI di Malut, Wagub Angkat Isu Sofifi, Nikel, Hingga DBH

Senin, 27 April 2026 - 23:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe dihadapan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menyampaikan sejumlah catatan penting, salah satunya terkait urgensi Undang-Undang Kepulauan. || dok : Adpim Malut

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe dihadapan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menyampaikan sejumlah catatan penting, salah satunya terkait urgensi Undang-Undang Kepulauan. || dok : Adpim Malut

Kasedata.id Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI yang diketuai oleh Ahmad Heryawan melakukan kunjungan kerja ke Maluku Utara, Senin (27/4/2026), bertempat di Royal Resto, Kota Ternate.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk menjemput langsung aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan, mulai dari dampak pembangunan hingga isu-isu sosial yang berkembang di daerah.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, dalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah catatan penting kepada BAM DPR RI. Salah satunya terkait urgensi Undang-Undang Kepulauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sarbin, sedikitnya 10 provinsi telah menyuarakan hal tersebut. Ia menegaskan, Maluku Utara sebagai daerah kepulauan memiliki wilayah laut yang jauh lebih luas dibanding daratan, sehingga membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Gubernur Malut Sampaikan Harapan Pemerataan, Bahlil Tegaskan Dukungan Pusat

Selain itu, Sarbin juga menyoroti status Ibu Kota Sofifi yang hingga kini masih berstatus kelurahan. Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mendorong percepatan pembangunan di Sofifi, termasuk penguatan ekosistem konektivitas dengan kabupaten terdekat.

“Kami berharap ada keberpihakan dari pemerintah pusat maupun DPR RI dalam mempercepat pembangunan Sofifi,” ujarnya.

Tak hanya itu, Sarbin juga mengangkat isu kebijakan nasional terkait pengurangan produksi nikel yang berdampak pada gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Ia menyebut kondisi ini menjadi dilema bagi pemerintah daerah.

Karena itu, ia berharap tidak ada pembatasan tenaga kerja, apalagi sampai terjadi perumahan karyawan secara massal.
Ia juga menyoroti kontribusi perusahaan melalui dana CSR yang dinilai belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Baca Juga :  Kelurahan Bastiong Talangame Perkuat Pengawasan 9 Pangkalan Minyak Tanah

“Ini perlu menjadi perhatian dan dipikirkan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BAM DPR RI, Ahmad Heryawan, usai pertemuan menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai keluhan dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota, terutama terkait belum tuntasnya pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH).

“Ini menjadi aspirasi yang akan kami perjuangkan. Insya Allah akan kami tindak lanjuti di pusat melalui koordinasi dengan pimpinan dan Komisi XI,” ungkapnya.

Selain itu, isu tanggung jawab lingkungan oleh perusahaan melalui program CSR juga menjadi perhatian. Ia menegaskan pentingnya komitmen perusahaan dalam memperhatikan hak-hak masyarakat di wilayah pertambangan.

“Hal ini akan kami dorong melalui forum CSR agar dijalankan secara bersama dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Maluku Utara. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PKA Angkatan VIII Resmi Dilepas, Sekda Malut Dorong Birokrasi Lebih Progresif
Pemprov Malut Dorong Reformasi Keuangan, KKPD Dioptimalkan di Seluruh OPD
Menuju Pemilu, KPU RI Matangkan SDM dan Sistem Digital Secara Nasional
Ailan Gorahe Tegas, EPPD 2025 Bukan Potret Kinerja Sherly–Sarbin
Gubernur Sherly Tunjuk dr Rosita Jabat Plt Direktur RSUD CB
Akelamo Jaya dan Harapan Baru : Kisah Pembebasan Lahan Warga Kawasi
Gubernur Maluku Utara Resmi Copot Direktur RSUD Chasan Boesoirie
BLUD SMK Dipercepat, Pemprov Malut Andalkan Peran Strategis Dikbud

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:55 WIT

PKA Angkatan VIII Resmi Dilepas, Sekda Malut Dorong Birokrasi Lebih Progresif

Selasa, 28 April 2026 - 18:26 WIT

Pemprov Malut Dorong Reformasi Keuangan, KKPD Dioptimalkan di Seluruh OPD

Selasa, 28 April 2026 - 18:06 WIT

Menuju Pemilu, KPU RI Matangkan SDM dan Sistem Digital Secara Nasional

Selasa, 28 April 2026 - 12:02 WIT

Ailan Gorahe Tegas, EPPD 2025 Bukan Potret Kinerja Sherly–Sarbin

Selasa, 28 April 2026 - 10:54 WIT

Gubernur Sherly Tunjuk dr Rosita Jabat Plt Direktur RSUD CB

Berita Terbaru

Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan (MKP) Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Maluku Utara, Ailan Gorahe saat dilantik Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos. || dok : Ilham/Kasedata

Advetorial

Ailan Gorahe Tegas, EPPD 2025 Bukan Potret Kinerja Sherly–Sarbin

Selasa, 28 Apr 2026 - 12:02 WIT

Kepala BKD Maluku Utara, Zulkifli Bian. || dok : Ilham/Kasedata

Daerah

Gubernur Sherly Tunjuk dr Rosita Jabat Plt Direktur RSUD CB

Selasa, 28 Apr 2026 - 10:54 WIT