Ritual Sigofi Ake Sambut HUT Kemerdekaan di Ternate

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ritual Sigofi Ake yang pernah digelar 2022

Ritual Sigofi Ake yang pernah digelar 2022

Kasedata.id – Warga Lingkungan Ake Gaale, Kelurahan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara, akan menggelar ritual adat Sigofi Ake atau pembersihan sumber mata air sebagai bagian dari upaya melestarikan tradisi leluhur sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ritual yang telah diwariskan secara turun-temurun itu sempat vakum beberapa tahun dan terakhir kali dilaksanakan pada Hari Air Sedunia, 22 Maret 2022. Tahun ini, tradisi itu kembali dihidupkan dengan melibatkan masyarakat setempat melalui serangkaian kegiatan.

Tokoh masyarakat Ake Gaale, Thalib Ma’bud, mengatakan rangkaian kegiatan telah dimulai sejak pekan lalu dengan kerja bakti membersihkan kawasan sumber mata air Ake Gaale dan area pemakaman para leluhur. Selain itu, warga juga menggelar tahlilan dan doa bersama pada Kamis (30/7/2026) malam.

“Acara puncak Sigofi Ake akan dilaksanakan pada Senin, 3 Agustus 2026,” ujar Thalib.

Ia menjelaskan bahwa pada puncak kegiatan nantinya akan digelar prosesi ritual adat yang dipimpin bersama tokoh masyarakat dan petugas masjid. Ritual ini diisi dengan pembacaan doa sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar masyarakat diberikan keselamatan, keberkahan, dan kelancaran rezeki.

Baca Juga :  Seminggu Internet Lumpuh, Warga Ternate Nilai Layanan Telkom Makin Buruk

Menurut Thalib, prosesi adat juga akan menggunakan sejumlah perlengkapan tradisional yang menjadi bagian dari ritual Sigofi Ake.

Sementara, tokoh masyarakat Ake Gaale, Hi. Sadek Kahar, mengatakan tradisi Sigofi Ake merupakan warisan leluhur yang perlu terus dijaga agar tidak hilang ditelan zaman.

“Kami ingin tradisi ini tetap diwariskan dan dijalankan secara turun-temurun oleh generasi penerus,” katanya.

Ia berharap Pemerintah Kota Ternate dapat mendukung pelestarian tradisi tersebut dengan menjadikannya sebagai agenda tahunan.

“Harapan kami, pemerintah bisa melihat potensi budaya ini dan menjadikannya sebagai agenda tahunan agar terus dikenal dan dilestarikan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 
Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 
Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana
Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur
Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur
Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar
Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:08 WIT

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 

Rabu, 4 November 2026 - 18:33 WIT

Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 

Rabu, 4 November 2026 - 18:08 WIT

Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana

Rabu, 4 November 2026 - 16:00 WIT

Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur

Rabu, 4 November 2026 - 12:02 WIT

Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar

Berita Terbaru