Pansus DPRD Ungkap Persoalan di Perumda Ake Gaale Ternate

Selasa, 15 April 2025 - 10:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Pansus DPRD Ternate, Muhammad Ghifari Bopeng || Dok : Ilham_kasedata

Anggota Pansus DPRD Ternate, Muhammad Ghifari Bopeng || Dok : Ilham_kasedata

Kasedata.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Ternate menyoroti sejumlah persoalan dalam rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Ternate Tahun 2023, yang digelar pada Senin kemarin (14/4/2025). Fokus utama DPRD tertuju pada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale yang dipimpin Muhammad Syafei.

Mereka menilai bahwa Perumda Ake Gaale perlu segera dibenahi terutama pucuk pimpinannya demi memperkuat kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Belum lagi, ada beban utang miliaran rupiah yang perlu dibijaki agar perusahan air minum ini tetap berjalan normal melayani masyarakat.

Anggota Pansus DPRD, Muhammad Ghifari Bopeng, menegaskan bahwa pengangkatan direktur definitif menjadi langkah mendesak. Menurutnya, posisi kepemimpinan yang kuat dan bertanggung jawab akan menentukan arah dan kinerja perusahaan secara keseluruhan.

“Penunjukan direktur definitif bukan hanya soal administratif, tapi menyangkut stabilitas dan akuntabilitas Perumda dalam jangka panjang,” ujar Ghifari.

Selain itu, Pansus juga menekan perlunya penyelesaian utang sebesar Rp2,7 miliar, diantaranya mencakup tanggungan Pemerintah Kota Ternate senilai Rp1,6 miliar. Tak kalah penting, penertiban terhadap 140 pelanggan yang belum melakukan pembayaran turut menjadi perhatian.

“ Bebarapa poin ini perlu segera ditindaklanjuti. Apalagi berdasarkan analisis keuangan, PDAM ditargetkan mencetak keuntungan pada 2025. Ini akan menjadi peluang strategis untuk mendorong kontribusi Perumda terhadap PAD,” tambah Ghifari.

Baca Juga :  Festival Olahraga di Ternate Resmi Bergulir, 12 Cabor Siap Berkompetisi

Menanggapi hal tersebut, Direktur Perumda Ake Gaale Muhammad Syafei, mengakui total piutang perusahaan saat ini mencapai Rp16 miliar. Selain berasal dari pelanggan umum, ia juga mengungkapkan bahwa sebagian piutang berasal dari instansi pemerintah Kota, (Pemkot) dan Kedaton Ternate.

“Kami berkomitmen meningkatkan layanan dan mendukung peningkatan PAD. Namun, penyelesaian piutang menjadi syarat utama agar operasional perusahaan tetap berjalan secara berkelanjutan,” tegas Syafei. (*)

Penulis : Ilham Mansur

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 
Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut
Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi
Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 
Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya
IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan
Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru
Setahun Berjalan, Sekolah Rakyat di Ternate Tunjukkan Hasil Positif

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:47 WIT

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIT

Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:53 WIT

Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:46 WIT

Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:32 WIT

IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan

Berita Terbaru

Perbaikan jalan utama di Kelurahan Kayu Merah oleh BPJN Maluku Utara [Foto : haerun/kasedata]

Daerah

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 

Selasa, 7 Jul 2026 - 16:47 WIT

Opini

Brazil vs Norwegia

Minggu, 5 Jul 2026 - 19:38 WIT

Bus Malut United saat berada di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, Kamis (2/7/2026)

Olahraga

Isu Malut United Pindah ke Semarang Semakin Menguat

Kamis, 2 Jul 2026 - 16:22 WIT