Pemda Sula Terima Bantuan Kawasan Transmigrasi dari Pempus

Selasa, 15 Juli 2025 - 21:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula menerima bantuan pengembangan kawasan transmigrasi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, kepada Bupati Kepulauan Sula yang diwakili Kepala Bappeda, Ir. H. Syahjuan Fatgehipon.

Acara tersebut berlangsung di Hotel Bela Kota Ternate, Selasa pagi (15/7/2025), turut hadir mendampingi Kepala Bappeda, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kepulauan Sula, M. Nasir Yoisangadji.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari rapat koordinasi antara Pemerintah Pusat (Pempus) dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, yang berfokus pada percepatan pembangunan kawasan transmigrasi di daerah-daerah terpencil dan tertinggal.

Adapun lokasi penerima bantuan di antaranya meliputi Desa Saniahaya, Desa Modapia, Desa Minaluli, SMP Negeri 2 Modapuhi, SD Modapuhi, dan kawasan Modapuhi Trans di Pulau Mangoli. Bantuan tersebut mencakup rehabilitasi sekolah, pembangunan tiga unit toilet sekolah, serta penyediaan sarana air bersih (SAB) untuk menunjang kehidupan dasar masyarakat transmigran.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kepulauan Sula, Basiludin Labesi, mewakili Pemerintah Daerah menegaskan bahwa bantuan ini akan mendukung percepatan pembangunan di desa-desa transmigrasi, khususnya di Pulau Mangoli.

Baca Juga :  DWP Kehutanan Malut Gelar Bukber dan Santunan Sosial

“Dukungan dari pemerintah pusat ini sangat penting untuk mendorong program prioritas daerah di kawasan transmigrasi, terutama dalam bidang pendidikan dan infrastruktur dasar,” ujarnya.

Namun demikian, Basiludin juga menekankan pentingnya pengawasan ketat agar pemanfaatan bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

“Bantuan sebesar ini tentu memerlukan pengelolaan dan pengawasan yang serius dari pemerintah daerah, agar betul-betul menyentuh kebutuhan masyarakat di desa-desa transmigrasi,” pungkasnya. (*)

Penulis : Karno Pora

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

RSUD Chasan Boesoiri Mulai Tangani Kasus Kompleks Pembuluh Darah Otak
Pemprov Malut Matangkan Pesparani II, Sarbin Tekankan Kualitas Persiapan dan Toleransi
PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 
Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 
Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana
Dari Ngade hingga Halut, IMM Apresiasi BPJN Malut Tangani Infrastruktur
Uji Kompetensi Tuntas, 7 Pejabat Pemprov Malut Menanti Keputusan Gubernur
Lewat KREASI, Pemprov Malut Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:02 WIT

RSUD Chasan Boesoiri Mulai Tangani Kasus Kompleks Pembuluh Darah Otak

Kamis, 5 November 2026 - 13:52 WIT

Pemprov Malut Matangkan Pesparani II, Sarbin Tekankan Kualitas Persiapan dan Toleransi

Rabu, 4 November 2026 - 21:08 WIT

PAD Lampaui Target, Pemda Sula Evaluasi Capaian Pajak-Retribusi 

Rabu, 4 November 2026 - 18:33 WIT

Apel Siaga Bencana, Kapolres Ternate Tekankan Sinergi Lintas Sektoral 

Rabu, 4 November 2026 - 18:08 WIT

Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang, Ternate Gelar Apel Siaga Bencana

Berita Terbaru