Pemkab Halsel Tunggu Juknis untuk Cairkan THR  

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt BPKAD, Farid Husen

Plt BPKAD, Farid Husen

Kasedata.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, belum memastikan jadwal pasti pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026. Hal ini disampaikan Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Farid Husen, pada Jumat (20/2/2026).

Meskipun pemerintah pusat telah memberikan sinyal bahwa THR bagi PNS, PPPK, TNI, dan Polri akan disalurkan pada pekan pertama bulan Ramadan 1447 H, Pemkab Halmahera Selatan masih menunggu kepastian hukum.

“Saya belum bisa pastikan, karena itu biasa ada PMK dan juknisnya. anggaran untuk THR PNS dan PPPK telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026,” katanya.

Selain menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK), Pemkab Halmahera Selatan juga akan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar hukum penyaluran THR.

Kata dia, total Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan saat ini berjumlah 9.048 orang, terdiri dari 3.796 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 5.252 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kalau THR sudah dianggarkan di masing-masing dinas. Nanti menunggu daftar gaji THR diterbitkan Keuangan dan didistrubusikan ke semua dinas untuk dibikin SPM,” jelas Farid.

Baca Juga :  Pemkab Halsel Perkuat Disiplin ASN dan Tata Kelola Administrasi

Farid juga belum dapat memastikan total anggaran yang dialokasikan untuk pembayaran THR tahun 2026. Namun, ia memastikan nilai THR yang diterima akan lebih besar dari gaji reguler karena tidak ada potongan.

“Kalau total anggaran secara spesifik untuk THR itu saya belum pastikan. Tapi nilai yang diterima pasti dia lebih besar dari gaji reguler,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda
Panen Perdana 10 Ton Semangka, Program TEKAD Perkuat Ekonomi Petani Halteng
Tambang Ilegal di Halsel Diduga Masih Beroperasi 
Berdamai di Bumi Fagoguru, Tangis Haru Pecah Warga Banemo-Sibenpopo
Pemprov Malut Tegaskan Dukungan : Perkuat Ketahanan Pangan hingga Energi di Tengah Geopolitik Global
Rakorda P3A 2026 Digelar, Pemprov Malut Perkuat Komitmen Perlindungan Perempuan dan Anak
Pemkot Ternate Validasi Rumah Rusak Jadi Dasar Penyaluran Bantuan
Wagub Malut Hadiri Apel Operasi Aman Nusa I 2026, Tegaskan Sinergi TNI-Polri Jaga Stabilitas Daerah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 13:39 WIT

GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda

Rabu, 8 April 2026 - 11:15 WIT

Panen Perdana 10 Ton Semangka, Program TEKAD Perkuat Ekonomi Petani Halteng

Selasa, 7 April 2026 - 19:52 WIT

Berdamai di Bumi Fagoguru, Tangis Haru Pecah Warga Banemo-Sibenpopo

Selasa, 7 April 2026 - 16:50 WIT

Pemprov Malut Tegaskan Dukungan : Perkuat Ketahanan Pangan hingga Energi di Tengah Geopolitik Global

Selasa, 7 April 2026 - 15:23 WIT

Rakorda P3A 2026 Digelar, Pemprov Malut Perkuat Komitmen Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Sosok

Tiga Obituari dalam Kepergian Irfan Ahmad

Rabu, 8 Apr 2026 - 14:56 WIT

Ketua DPD GMNI Maluku Utara, Arjun Onga. || dok : Ilham/Kasedata

Daerah

GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda

Rabu, 8 Apr 2026 - 13:39 WIT