Potongan Kaki Gegerkan Warga Ternate, Ini Kata Polisi 

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto || dok : kasedata

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto || dok : kasedata

Kasedata.id — Warga Ternate Selatan digegerkan dengan penemuan potongan kaki manusia di tempat sampah depan Hotel Sahid Bela, Kelurahan Jati, pada Kamis (28/8/2025) pagi. Potongan kaki tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan saat mengangkut sampah. video penemuan itu langsung viral di media sosial.

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, buka suara untuk meluruskan kabar yang beredar. Dalam keterangan persnya, ia menegaskan bahwa temuan tersebut bukanlah kasus kriminal, melainkan sisa operasi medis. Potongan kaki itu terindentifikasi milik KK (26), warga Kelurahan Ubo-Ubo, Ternate Selatan, yang sehari sebelumnya menjalani operasi amputasi akibat tumor di RSUD Chasan Bosoirie Ternate.

Baca Juga :  Pemkot Ternate Ajukan Lima Ranperda Baru ke DPRD

“Keterangan pihak rumah sakit menyebutkan amputasi dilakukan pada Rabu (27/8/2025) sore. Dan potongan kaki itu telah diserahkan kepada keluarga pasien untuk dikuburkan,” jelas Kasi Humas Polres Ternate, AKP Umar Kombong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, proses penguburan potongan kaki tersebut berakhir keliru. Ibu KK, W (40), membawa potongan kaki dalam tas plastik hitam dan menyerahkannya kepada seorang pengemudi ojek untuk dikuburkan dengan imbalan 20 ribu. Sayangnya, pengemudi ojek yang identitasnya tidak diketahui ini justru membuang plastik itu ke bak sampah Hotel Sahid Bela.

Baca Juga :  Spensa Hancurkan Spendu 7-2, Kunci Tiket Terakhir ke Semifinal Liga Pelajar

“Potongan kaki yang viral itu bukan terkait tindak pidana. Korban saat ini masih dalam pemulihan pasca operasi di RSUD Chasan Bosoirie,” tambah AKP Umar.

Kapolres Ternate juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu serta bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menegaskan, pihak kepolisian telah mengonfirmasi kepada rumah sakit dan keluarga korban bahwa potongan kaki tersebut murni hasil amputasi medis.

“Penyidik tetap mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami minta masyarakat tidak mengaitkan peristiwa ini dengan isu lain,” tegas AKP Umar. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Wakil Gubernur Maluku Utara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81
DPRD Malut Ingatkan Pinjaman Pemprov Jangan Keluar dari Aturan
Wagub Malut Kenang Jasa Al Yasin Ali, Ajak Masyarakat dan ASN Panjatkan Doa
Gubernur Maluku Utara Salurkan Rp 1 Miliar untuk Korban Bencana NTT
HUT RI ke-81 Merah Putih 45 Meter Berkibar di Perbatasan Pasifik Halmahera Tengah
Gubernur Apresiasi Warga Serahkan 16 Senpi ke Polda Maluku Utara
Gubernur Maluku Utara Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Sofifi
81 Tahun Merdeka, Gubernur Sherly Tegaskan Maluku Utara Harus Tetap Kokoh Dalam Bingkai NKRI

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:37 WIT

Wakil Gubernur Maluku Utara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:19 WIT

DPRD Malut Ingatkan Pinjaman Pemprov Jangan Keluar dari Aturan

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:22 WIT

Wagub Malut Kenang Jasa Al Yasin Ali, Ajak Masyarakat dan ASN Panjatkan Doa

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:16 WIT

Gubernur Maluku Utara Salurkan Rp 1 Miliar untuk Korban Bencana NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:39 WIT

Gubernur Apresiasi Warga Serahkan 16 Senpi ke Polda Maluku Utara

Berita Terbaru

GABDIKA Malut saat menggelar Gashuku dan Ujian Kenaikan Sabuk Perdana yang berlangsung di Pantai Tobololo Kota Ternate

Olahraga

Ujian Perdana, GABDIKA Malut Perkuat Pembinaan Karateka Muda

Senin, 17 Agu 2026 - 19:17 WIT