Rute Kapal Berpindah Picu Aksi Protes Warga Dufa-Dufa Ternate

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana aksi protes warga Dufa-Dufa di Kota Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Suasana aksi protes warga Dufa-Dufa di Kota Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Kasedata.id – Kebijakan pemindahan rute dua kapal operasional KM Queen Mary dan KM Cahaya Nusantara dari Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II ke Pelabuhan Ahmad Yani memicu aksi protes warga dan buruh di Kelurahan Dufa-Dufa, Kota Ternate, Kamis (26/02/2026).

Aksi mengatasnamakan front Pelaku Usaha dan Buruh Menuntut itu menilai pemindahan rute kapal berpotensi mematikan roda ekonomi masyarakat setempat.

Koordinator lapangan, Arif Hi Ahmad, menegaskan Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II merupakan pusat aktivitas ekonomi warga Dufa-Dufa.

“Pelabuhan ini adalah sentral ekonomi vital. Aktivitas di sini menghidupi buruh bagasi, sopir angkutan, tukang ojek, hingga pedagang UMKM. Jika satu sektor dipindahkan, seluruh rantai ekonomi warga akan terdampak,” ujarnya dalam orasi.

Kebijakan tersebut memindahkan operasional KM Cahaya Nusantara ke Pelabuhan Ahmad Yani. Sementara KM Queen Mary tetap diinstruksikan bersandar di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II. Namun, pihak KM Queen Mary dikabarkan keberatan dengan alasan fasilitas dan infrastruktur pelabuhan belum memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan.

Baca Juga :  Menata Ternate, Car Free Night Gelora Kie Raha Digulirkan

Warga menilai persoalan infrastruktur menjadi tanggung jawab pemerintah dan instansi terkait, bukan alasan untuk memindahkan aktivitas yang berdampak langsung terhadap mata pencaharian masyarakat.

Dalam selebaran tuntutan, massa aksi meminta pemerintah bersikap tegas serta memastikan keberlangsungan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan pekerja di kawasan Pasar Dufa-Dufa.

Selain itu, mereka mendesak agar setiap kebijakan perubahan rute kapal tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.

Aksi tersebut kemudian tanggapi langsung oleh Pemerintah Kota Ternate dan pihak KSOP Ternate. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Prodi Tambang Unkhair Perkuat Kurikulum Berbasis OBE
Penataan Pasar Gamalama Jadi Prioritas 2026-2027
Sekda Turun Tangan, Aksi Blokade Akses TPA Takome Berakhir Damai
PWI Halsel Inisiasi Fun Football, Pererat Sinergi Antar Instansi
Pemkot Ternate Tambah 4 Huntap untuk Korban Banjir Rua
Kejari Halsel Musnahkan 96 Barang Bukti 
Mitigasi Diperkuat, Pemprov Malut Dorong 20 Sabo Dam Redam Risiko Banjir Bandang
Gubernur Malut Ajukan ‘Paket Besar’ 2,9 Triliun ke Pempus

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 21:28 WIT

Prodi Tambang Unkhair Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

Jumat, 24 April 2026 - 20:21 WIT

Penataan Pasar Gamalama Jadi Prioritas 2026-2027

Jumat, 24 April 2026 - 19:04 WIT

Sekda Turun Tangan, Aksi Blokade Akses TPA Takome Berakhir Damai

Jumat, 24 April 2026 - 18:27 WIT

PWI Halsel Inisiasi Fun Football, Pererat Sinergi Antar Instansi

Jumat, 24 April 2026 - 18:17 WIT

Pemkot Ternate Tambah 4 Huntap untuk Korban Banjir Rua

Berita Terbaru

Daerah

Prodi Tambang Unkhair Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

Jumat, 24 Apr 2026 - 21:28 WIT

Aksi pedagang/Sekda Kota Ternate saat diwawancarai media[Foto : angga/kasedata]

Daerah

Penataan Pasar Gamalama Jadi Prioritas 2026-2027

Jumat, 24 Apr 2026 - 20:21 WIT

Kepala Disperkimtan Kota Ternate, Tonny S. Pontoh

Daerah

Pemkot Ternate Tambah 4 Huntap untuk Korban Banjir Rua

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:17 WIT