Kasedata.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) memastikan ketersediaan bahan pokok (sembako) serta bahan bakar minyak jenis Minyak Tanah (Mita) dalam kondisi aman jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Halsel, Ardiani Radjilun, Selasa (10/3/2026).
Ardiani menjelaskan, pihaknya bersama Sekretaris Daerah dan tim gabungan telah melakukan pengawasan langsung terhadap distribusi sembako di sejumlah toko, distributor hingga gudang penyimpanan di berbagai wilayah Halsel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebanyak 15 distributor telah memanfaatkan fasilitas tol laut untuk mendistribusikan sembako ke berbagai daerah, termasuk wilayah Obi, Bacan, dan Gane,” ujarnya.
Menurutnya, dengan sistem distribusi yang telah dirancang secara terencana maka kebutuhan masyarakat dipastikan dapat terpenuhi hingga momentum Lebaran.
Selain sembako, Pemkab Halsel juga memastikan ketersediaan BBM jenis minyak tanah. Ardiani menyebut distribusi pasokan tambahan telah mulai dilakukan pada hari yang sama.
Selain alokasi bulanan yang berjalan normal, pemerintah daerah juga mengajukan tambahan pasokan atau ekstra doping kepada Pertamina.
“Kami mendapatkan tambahan pasokan sebanyak 65 ton yang akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan di seluruh kecamatan, terutama di desa dengan kepadatan penduduk tinggi serta banyak pelaku UMKM,” jelasnya.
Pasokan tambahan itu akan didistribusikan berdasarkan zona wilayah, meliputi Makian, Kayoa, Gane, dan Bacan.
Tiga agen yang ditunjuk untuk menyalurkan pasokan yakni Agen Mitama (15 ton), Agen Sinergy (25 ton), dan Agen Babang Raya (25 ton).
Ardiani juga menegaskan bahwa harga jual minyak tanah di seluruh wilayah Halsel harus mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan pemerintah daerah sesuai wilayah kecamatan.
Rincian HET Minyak Tanah di Halsel
- Rp4.000/liter : Bacan, Bacan Selatan, Bacan Timur
- Rp4.100/liter : Bacan Timur Tengah, Bacan Timur Selatan
- Rp4.500/liter : Botanglomang
- Rp5.000/liter : Bacan Barat, Makian, Mandioli Utara, Mandioli Selatan
- Rp5.200/liter : Kasiruta Timur
- Rp5.250/liter : Kasiruta Barat
- Rp5.500/liter : Obi, Obi Utara, Gane Barat, Gane Barat Utara, Kayoa, Kayoa Barat, Kayoa Utara, Kayoa Selatan, Makian Barat
- Rp5.600/liter : Bacan Barat Utara
- Rp5.700/liter: Gane Barat Selatan, Kepulauan Joronga
- Rp6.000/liter: Obi Barat
- Rp6.200/liter: Gane Timur, Gane Timur Tengah, Gane Timur Selatan, Obi Selatan, Obi Timur. (*)
Penulis : Ridal Lahani
Editor : Sandin Ar


![Koordinator KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260311-WA0004-1-225x129.jpg)

![Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Halsel, Ardiani Radjilun [Foto : ridal/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_20260311_010214-225x129.jpg)
![Bos Malut United, David Glen Oei/Kuasa hukum pelapor, Bahmi Bahrun, saat mencabut laporan setelah ada permintaan maaf dari pihak terlapor [Foto : istimewa]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/03/Picsart_26-03-10_23-35-40-572-225x129.jpg)

