Shanty Alda Nathalia Tak Lagi Urus Perusahaan Tambang

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim [dok : kasedata]

Koordinator KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim [dok : kasedata]

Kasedata.id – Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara meluruskan informasi terkait dugaan keterlibatan salah satu anggota DPR RI Shanty Alda Nathalia, dalam struktur perusahaan tambang di Provinsi Maluku Utara. Informasi masih mengaitkan Shanty dalam jabatan perusahaan, kemungkinan merujuk pada data lama yang belum diperbarui.

Koordinator KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim, menegaskan bahwa sejak dilantik sebagai anggota DPR RI pada tahun 2024, Shanty Alda Nathalia sudah tidak lagi menjabat dalam struktur perusahaan tambang di PT Smart Marshindo.

Penjelasan ini disampaikan Muhlis menanggapi pemberitaan di sejumlah media online dari kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Tambang Maluku Utara, yang mempertanyakan keberadaan Shanty dalam struktur perusahaan tambang.

“Perlu diketahui bahwa sejak dilantik sebagai anggota DPR RI pada tahun 2024, beliau sudah tidak lagi menduduki jabatan dalam perusahaan itu,” ujar Muhlis kepada media, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, setelah terpilih sebagai anggota DPR RI, Shanty telah mengundurkan diri secara resmi dari jabatan direktur perusahaan tambang untuk fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

Baca Juga :  Soal Pemekaran Kelurahan Baru, Ini Kata Lurah Marikurubu Ternate

Muhlis juga menilai informasi yang masih mengaitkan Shanty dengan perusahaan tambang kemungkinan merujuk pada data lama yang belum diperbarui.

Ia menyebut bahwa dalam dokumen resmi akta perusahaan terbaru, nama Shanty Alda Nathalia sudah tidak lagi tercantum dalam struktur manajemen perusahaan.

“Karena itu, pihak-pihak masih mempersoalkan hal ini perlu melihat data terbaru agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat merugikan pihak tertentu,” jelasnya.

“ Saya justru berharap kita semua lebih fokus pada persoalan lingkungan dan pengembangan masyarakat oleh industri pertambangan di Maluku Utara,” tambah Muhlis mengahiri. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

PERHAPI Siap Kawal PPM Pertambangan di Maluku Utara
Prodi Tambang Unkhair Perkuat Kurikulum Berbasis OBE
Penataan Pasar Gamalama Jadi Prioritas 2026-2027
Sekda Turun Tangan, Aksi Blokade Akses TPA Takome Berakhir Damai
PWI Halsel Inisiasi Fun Football, Pererat Sinergi Antar Instansi
Pemkot Ternate Tambah 4 Huntap untuk Korban Banjir Rua
Gubernur Sherly Blak-blakan, Tiket Mahal Jadi Biang Lesunya Wisata Malut
Kejari Halsel Musnahkan 96 Barang Bukti 

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 08:50 WIT

PERHAPI Siap Kawal PPM Pertambangan di Maluku Utara

Jumat, 24 April 2026 - 21:28 WIT

Prodi Tambang Unkhair Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

Jumat, 24 April 2026 - 20:21 WIT

Penataan Pasar Gamalama Jadi Prioritas 2026-2027

Jumat, 24 April 2026 - 19:04 WIT

Sekda Turun Tangan, Aksi Blokade Akses TPA Takome Berakhir Damai

Jumat, 24 April 2026 - 18:27 WIT

PWI Halsel Inisiasi Fun Football, Pererat Sinergi Antar Instansi

Berita Terbaru

Wakil Ketua Umum PERHAPI, Resvani [dok : kasedata]

Daerah

PERHAPI Siap Kawal PPM Pertambangan di Maluku Utara

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:50 WIT

Daerah

Prodi Tambang Unkhair Perkuat Kurikulum Berbasis OBE

Jumat, 24 Apr 2026 - 21:28 WIT

Aksi pedagang/Sekda Kota Ternate saat diwawancarai media[Foto : angga/kasedata]

Daerah

Penataan Pasar Gamalama Jadi Prioritas 2026-2027

Jumat, 24 Apr 2026 - 20:21 WIT