Simbol Lokal “Si Phabir” Resmi Jadi Maskot Porprov 2026

Minggu, 12 April 2026 - 14:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda saat menghadiri peluncuran logo, maskot, dan lagu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara ke-V Tahun 2026. || dok : Ilham/Kasedata

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda saat menghadiri peluncuran logo, maskot, dan lagu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara ke-V Tahun 2026. || dok : Ilham/Kasedata

Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi meluncurkan logo, maskot, dan lagu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara ke-V 2026 di Landmark Kota Ternate, Minggu (12/4/2026).

Peluncuran ini menjadi penanda awal keseriusan pemerintah dalam menggelar agenda olahraga terbesar di Maluku Utara.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda hadir langsung bersama Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe yang juga Ketua Umum KONI Maluku Utara, didampingi Ketua DPRD serta jajaran Forkopimda. Kehadiran lengkap unsur pimpinan daerah ini menunjukkan Porprov 2026 tak sekadar seremoni, tetapi sarat kepentingan prestasi dan konsolidasi daerah.

Di tengah euforia acara, panitia memperkenalkan maskot resmi “Si Phabir”, yang diangkat dari satwa endemik kus-kus mata biru (Phalanger). Maskot karya Wahidin Mangensihi itu disebut sebagai simbol identitas lokal sekaligus pesan ekologis.

Namun, di balik simbolisme tersebut, publik menanti sejauh mana komitmen pelestarian lingkungan benar-benar dijalankan, bukan sekadar narasi seremonial.

Mengusung tema “Malut Bangkit Juara”, Porprov kali ini diposisikan sebagai momentum kebangkitan olahraga Maluku Utara. Pemerintah menargetkan ajang ini mampu melahirkan atlet berdaya saing nasional, di tengah tantangan klasik pembinaan olahraga daerah yang kerap terbentur minimnya fasilitas dan anggaran.

Baca Juga :  Tegas, 5 ASN Pemprov Malut Dijatuhi Hukuman Disiplin

“Olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga soal prestasi dan persatuan,” kata Sherly dalam sambutannya.

Meski demikian, peluncuran ini sekaligus membuka ruang evaluasi. Publik akan menguji apakah Porprov 2026 benar-benar menjadi panggung pembinaan atlet yang berkelanjutan, atau kembali berhenti pada rutinitas seremoni tanpa dampak jangka panjang.

Dengan waktu yang terus berjalan menuju 2026, pemerintah daerah dituntut memastikan kesiapan infrastruktur, sistem pembinaan, hingga tata kelola anggaran. Tanpa itu, ambisi “Bangkit Juara” berpotensi menjadi slogan tanpa substansi. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR
10 Hektare Lahan Moya Ternate Terbakar, Api Ancam Kebun Warga
Pemdes Kawasi Pimpin Penanganan Karhutla Bersama Warga dan Tim Gabungan
Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing
Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate
Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar
Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian
Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:39 WIT

Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:19 WIT

10 Hektare Lahan Moya Ternate Terbakar, Api Ancam Kebun Warga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:48 WIT

Pemdes Kawasi Pimpin Penanganan Karhutla Bersama Warga dan Tim Gabungan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:06 WIT

Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:03 WIT

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate

Berita Terbaru

Peristiwa

Terjebak Karhutla di Gamalama, Dua Pendaki Dievakuasi Tim SAR

Sabtu, 3 Okt 2026 - 18:39 WIT

Kebakaran lahan yang melanda kawasan Taman Love, Kelurahan Moya

Peristiwa

10 Hektare Lahan Moya Ternate Terbakar, Api Ancam Kebun Warga

Sabtu, 3 Okt 2026 - 18:19 WIT