Soal DOB Sofifi, Markas : Kami Bersama Gubernur Sherly

Selasa, 22 Juli 2025 - 12:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karo Pemerintahan, Ali Fataruba menerima hering terbuka dengan masa aksi mengatasnamakan Majelis Rakyat Sofifi (Markas). Kehadiran masa membawa spanduk dengan tema, Sofifi Harga Mati, Selasa (22/7/2025). || Doc : IL_kasedata.id

Karo Pemerintahan, Ali Fataruba menerima hering terbuka dengan masa aksi mengatasnamakan Majelis Rakyat Sofifi (Markas). Kehadiran masa membawa spanduk dengan tema, Sofifi Harga Mati, Selasa (22/7/2025). || Doc : IL_kasedata.id

Kasedata.id Ratusan masa aksi mengatasnamakan Majelis Rakyat Sofifi (Markas) menggelar aksi didepan kantor Gubernur Maluku Utara, Selasa (22/7/2025).

Kedatangan masa aksi ini membentang sebuah spanduk bertuliskan, Sofifi Harga Mati. Mereka menuntut agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara segera menindaklanjuti UU Nomor 46 tahun 1999 tentang pemekaran Kota Madya Sofifi.

“Sofifi adalah kebutuhan yang mendesak. Kalau kita mau survey di Maluku Utara, yang tidak setuju soal pemekatan itu hanya sekitar 150 ribu orang, dari 1 juta 200 orang kami yakin 800 ribu orang bersama Gubernur Sherly Tjoanda mendorong pemekaran Kota Sofifi,” ucap Koordinator Lapangan (Korlap) Markas, Ibrahim Asnawi.

Ia menegaskan bahwa keinginan masyarakat hanyalah pemekaran Kota Sofifi. Jika tidak, maka pelayanan tidak berjalan maksimal. Mewakili aspirasi masyarakat yang mendukung DOB Sofifi, Ibrahim dengan tegas menyampaikan kekecewaan masyarakat atas sikap Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen.

“Polda sebentar lagi akan berpindah ke Sofifi, sampah berserakan dimana-mana, air tidak ada yang urus begitu pun listrik. Kota ini butuh kehadiran seorang Walikota, kalau tidak urus Sofifi maka lepas,” cetus Korlap dengan nada kesal, sembari menyinggung sikap Walikota Tidore, Muhammad Sinen.

Baca Juga :  UU ITE, Tim Siber dan Penanganan Buzzer-Akun Palsu

Sementara itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda melalui Kepala Biro Pemerintahan, Ali Fataruba saat menerima hering terbuka dengan masa aksi mengaku telah mengakomodir seluruh aspirasi atau tuntutan masa.

“Ibu Gubernur, Wakil Gubernur dan Pak Sekda ada giat diluar daerah. Saya diperintah untuk menemui masa aksi. Olehnya itu, seluruh aspirasi masa aksi akan kami sampaikan langsung kepada Gubernur. Terkait permintaan masa mengenai tatap muka bersama Gubernur juga akan kami sampaikan,” singkat Karo Pemerintahan.

Berdasarkan pantauan kasedata.id, hingga pukul 14.00 WIT masa aksi masih menggelar demonstrasi ke gedung DPRD Maluku Utara. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo
Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga
RSU Tidore Dukung FKG UMMU
Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses
Gubernur Sherly dan Tri Tito Karnavian Sambangi Lago Montana
OJK Gandeng SMK Negeri 1 Ternate Perkuat Literasi Keuangan Lawan Pinjol Judol dan Investasi Bodong
Wagub Malut Serukan Bahasa Daerah Kembali Dipakai di Kantor dan Rumah
Wagub Sarbin Sehe Dorong NMIBF 2026 Jadi Magnet Investasi dan Dongkrak PAD Malut

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIT

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo

Minggu, 6 September 2026 - 22:40 WIT

Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIT

RSU Tidore Dukung FKG UMMU

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIT

Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses

Kamis, 3 September 2026 - 14:26 WIT

Gubernur Sherly dan Tri Tito Karnavian Sambangi Lago Montana

Berita Terbaru

Pendidikan

Dikawal RSIJ Grup, UMMU Percepat Buka Fakultas Kedokteran

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:03 WIT