Tragedi Tenggelamnya Kapal Ales Mulia Renggut Korban Jiwa  

Minggu, 15 Desember 2024 - 19:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata. id – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terakhir tragedi tenggelamnya KM Ales Mulia di perairan Pulau Tagalaya, Halmahera Utara, Sabtu (14/12/2024) malam. Peristiwa tragis ini merenggut dua nyawa, salah satunya seorang bocah laki-laki berusia empat tahun.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Fathur Rahman, mengungkapkan bahwa operasi pencarian yang memasuki hari kedua pada Minggu (15/12) berhasil menemukan korban terakhir atas nama H. Abdul Waris Hadi (80 tahun). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) di dalam bangkai kapal pada pukul 07.30 WIT. Namun, informasi ini baru diterima Tim SAR pada pukul 10.30 WIT akibat kendala jaringan komunikasi.

Baca Juga :  Disnakertrans Halsel Dorong Distribusi Tenaga Kerja Lokal 

“Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Desa Patlean, Halmahera Timur,” ujar Fathur Rahman. Dengan penemuan ini, operasi SAR resmi ditutup, dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, KM Ales Mulia berangkat dari Halmahera Timur menuju Tobelo, Halmahera Utara, pada Sabtu malam (14/12). Namun nahas, kapal tersebut karam di depan Pulau Tagalaya. Dari 192 orang di atas kapal, 190 orang berhasil selamat, sementara dua orang dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga :  Enam Korban Meninggal dalam Insiden Kebakaran Speedboat Termasuk Calon Gubernur Malut

Data korban meninggal dunia adalah:

1. Evan (Laki-laki, 4 tahun) – warga Haltim.

2. H. Abdul Waris Hadi (Laki-laki, 80 tahun) – warga Desa Patlean, Haltim.

Keberhasilan operasi ini merupakan buah kerja sama seluruh pihak yang tak kenal lelah, meski dihantui kesedihan akibat hilangnya nyawa dua penumpang. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya peningkatan keselamatan transportasi laut di perairan Indonesia. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak
SRT 1 Tak Kunjung Rampung, Wagub Maluku Utara Tagih Komitmen Kontraktor
Revitalisasi BUMD Diuji, Pemprov Malut Bidik Mesin Baru PAD

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Rabu, 30 September 2026 - 13:40 WIT

Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah

Selasa, 29 September 2026 - 18:56 WIT

Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT