Warga Tabona Sesalkan Aktivitas Alat Berat Milik Hamka Hasim  

Selasa, 22 April 2025 - 21:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lurah Tabona, Ema Haruna. || Doc : Hairun Hamid

Lurah Tabona, Ema Haruna. || Doc : Hairun Hamid

Kasedata.id – Warga RT 14, Kelurahan Tabona, Kecamatan Ternate Selatan, keluhkan rusaknya jalan lingkungan yang dibangun secara swadaya. Penyebabnya itu akibat aktivitas alat berat eksavator salah kontraktor yang juga mantan anggota DPRD Malut, Hamka Hasim.

Pengakuan salah satu warga setempat saat disambangi wartawan media ini, Selasa (22/4/2025) mengatakan jalan yang rusak itu tak kunjung diperbaiki sejak tiga minggu Lalu.

“Eksavator itu melintasi jalan lingkungan pada jam-jam yang tak lazim yakni jam 2 malam. Alat berat itu masuk dan keluar tanpa koordinasi dengan kami. Akibatnya jalan yang kami bangun hasil patungan retak dan hancur,” ucap salah satu warga.

Terpisah, Lurah Kelurahan Tabona, Ema Haruna saat di konfirmasi membenarkan laporan tersebut.

Ia mengaku telah menyiapkan ruang mediasi dengan warga RT 14 bersama pemilik alat berat.

“Penyelesaian sebelumnya sudah selesai di Polres Ternate Selatan difokuskan pada kerusakan rumah warga akibat aktivitas eksavator. Namun, masalah kerusakan jalan hingga kini belum terselesaikan. Sebab, kami baru mengetahui informasi ini dari wartawan mengenai perbaikan jalan ini. Yang bersangkutan (pemilik eksavator), juga sama sekali tidak berkoordinasi dengan kelurahan saat mengoperasikan alatnya,” aku Lurah.

Baca Juga :  Menjaga Warisan Alam Obi: Harita Nickel Lestarikan Flora dan Fauna Endemik lewat Pemantauan dan Edukasi Karyawan

Pihaknya, kata Ema, akan mengambil langkah tegas pemilik alat berat tetap mengabaikan kerusakan jalan.

“Sebagai mantan anggota DPRD, seharusnya beliau lebih memahami dan bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Hairun Hamid

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Akademisi Tambang Apresiasi Penertiban Galian C Ilegal di Maluku Utara 
Program Vokasi Pelita Harita Nickel Latih 40 Pemuda Pulau Obi 
Polisi Bidik Dugaan Tambang Ilegal Anak Perusahaan Harum Energy di Haltim
Tindaklanjuti Arahan Bupati, Kecamatan Kayoa Gelar Jum’at Bersih di Seluruh Desa
Menakar Standar Ideal Tata Kelola Lingkungan di Industri Pertambangan
Pemkab Halsel Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Desa
PKSDA : PT Smart Marsindo Patuhi Regulasi dan Tata Kelola Pertambangan
Kolaborasi Industri, Pemerintah, dan Warga Bangun Desa Kawasi Tangguh Bencana

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:29 WIT

Akademisi Tambang Apresiasi Penertiban Galian C Ilegal di Maluku Utara 

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:47 WIT

Program Vokasi Pelita Harita Nickel Latih 40 Pemuda Pulau Obi 

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:11 WIT

Polisi Bidik Dugaan Tambang Ilegal Anak Perusahaan Harum Energy di Haltim

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:12 WIT

Tindaklanjuti Arahan Bupati, Kecamatan Kayoa Gelar Jum’at Bersih di Seluruh Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:07 WIT

Menakar Standar Ideal Tata Kelola Lingkungan di Industri Pertambangan

Berita Terbaru

Ketua Panitia, Dr. Fachria Yamin Marasabessy [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

UT Maluku Utara Gelar OSMB dan PKBJJ Mahasiswa Baru

Sabtu, 21 Feb 2026 - 23:21 WIT

Plt BPKAD, Farid Husen

Daerah

Pemkab Halsel Tunggu Juknis untuk Cairkan THR  

Jumat, 20 Feb 2026 - 21:54 WIT

Daerah

Ramadan, Harga Ayam di Halmahera Selatan Naik

Kamis, 19 Feb 2026 - 20:47 WIT