Kepala BGN Siap Tutup Dapur MBG Bermasalah, Tak Peduli Punya Siapa

Senin, 21 September 2026 - 19:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Sudaryono didampingi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, memberikan keterangan pers kepada awak media. || Foto : Kasedata.id

Kepala BGN Sudaryono didampingi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, memberikan keterangan pers kepada awak media. || Foto : Kasedata.id

Kasedata.id Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan tidak akan memberi ruang bagi praktik pengelolaan program yang menyimpang. Dapur pelayanan yang tidak memenuhi standar hingga petugas yang bermasalah disebut siap ditindak sebagai bagian dari pembenahan tata kelola program pemenuhan gizi nasional.

Penegasan itu disampaikan Sudaryono kepada awak media usai melantik Pengurus DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Maluku Utara di Ballroom Bela Hotel, Ternate, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, pembenahan tata kelola menjadi salah satu fokus utama BGN. Pengawasan tidak hanya diarahkan pada kualitas makanan yang disalurkan, tetapi juga menyangkut standar dapur, kebersihan, proses pengolahan hingga kinerja petugas di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, kepemilikan atau latar belakang pengelola bukan alasan untuk mengabaikan standar yang telah ditetapkan BGN.

Baca Juga :  Sekda Kepulauan Sula Pimpin Upacara Hari Guru Nasional

“Mau punya siapa, kalau tidak benar ya saya tutup. Kita transparan saja. Mau itu punya siapa saja, selama dapur dan menunya baik, dimasak dengan higienis, dan diterima siswa dengan baik, ya kita akui baik. Namun yang membangun dapur asal-asalan, harus ditutup,” tegas Sudaryono.

Ia juga membuka ruang bagi masyarakat maupun pihak yang memiliki bukti terkait dugaan penyimpangan anggaran untuk melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

Sudaryono menyebut proses hukum terhadap sejumlah pihak terkait dugaan persoalan dalam pengelolaan program sebelumnya masih berjalan. Karena itu, BGN menyerahkan penanganan dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, BGN tengah mendorong percepatan aktivasi program di kawasan Indonesia Timur, termasuk Maluku Utara, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga :  PWI Halsel Resmi Dilantik, Komitmen Berantas Wartawan Abal-abal

Karakter geografis kepulauan dan kondisi wilayah yang masuk kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi bahan pangan dan pelaksanaan program.

Untuk menjawab persoalan tersebut, BGN juga menyiapkan formulasi penyesuaian harga bahan pokok dan kebutuhan logistik pangan di luar Jawa agar pengadaan dapat menyesuaikan kondisi riil masing-masing daerah.

Sudaryono menekankan, penguatan sistem dan teknologi harus berjalan beriringan dengan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya lagi, tata kelola yang baik pada akhirnya sangat ditentukan oleh integritas orang-orang yang menjalankan program di lapangan.

“Sistem, pengawasan, dan teknologi itu penting. Namun pada akhirnya, integritas SDM serta kebersihan niat yang paling menentukan agar pemenuhan gizi anak bangsa berjalan optimal,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polres Ternate Ungkap Kasus Kekerasan dan Persetubuhan Anak di Gamalama
Belanja Sula Naik 46,74 Miliar dalam Rancangan Perubahan APBD 2026
Tiga Jabatan Strategis di Polres Sula Berganti
Ketum HKTI Sudaryono Lantik Gubernur Malut, Dorong Program Pertanian Dekat ke Petani
Sahriyani, Owner Zahra Berkah Terancam Dijerat Pasal Berlapis
Nasri Abubakar Ambil Komando HKTI, Pertanian Ternate Didorong Bangkit
Muhammad Sinen Pimpin HKTI Tidore, Kepastian Pasar Petani Jadi Prioritas
IDI Malut Dikukuhkan, 764 Dokter Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:50 WIT

Kepala BGN Siap Tutup Dapur MBG Bermasalah, Tak Peduli Punya Siapa

Senin, 21 September 2026 - 18:08 WIT

Polres Ternate Ungkap Kasus Kekerasan dan Persetubuhan Anak di Gamalama

Senin, 21 September 2026 - 17:39 WIT

Belanja Sula Naik 46,74 Miliar dalam Rancangan Perubahan APBD 2026

Senin, 21 September 2026 - 17:19 WIT

Tiga Jabatan Strategis di Polres Sula Berganti

Senin, 21 September 2026 - 17:01 WIT

Ketum HKTI Sudaryono Lantik Gubernur Malut, Dorong Program Pertanian Dekat ke Petani

Berita Terbaru

Daerah

Tiga Jabatan Strategis di Polres Sula Berganti

Senin, 21 Sep 2026 - 17:19 WIT