Kasedata.id – Ketua DPRD Kota Ternate, Iqbal Ruray, menggelar Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Lingkungan Ngade Sone, Kelurahan Toboleu, Kota Ternate, Minggu (27/9/2026).
Dalam pertemuan tatap muka yang dihadiri tokoh masyarakat, majelis taklim dan warga setempat itu, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak di lingkungan mereka.
Salah satu usulan utama yang disepakati warga adalah kelanjutan pembangunan atau perluasan masjid. Warga menilai daya tampung masjid saat ini sudah sangat terbatas, terutama ketika pelaksanaan salat berjamaah, Tarawih di bulan Ramadan maupun peringatan hari-hari besar Islam. Kondisi tersebut membuat sebagian jamaah tidak dapat tertampung di dalam masjid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perwakilan warga kemudian menyerahkan proposal pembangunan atau perluasan masjid untuk dikawal melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran. Selain itu, warga juga mengusulkan pembukaan atau pembebasan lahan untuk akses jalan yang dapat digunakan pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Akses tersebut dinilai penting untuk memudahkan warga menuju masjid tanpa harus memutar jauh.
Tak hanya infrastruktur keagamaan, warga juga mengusulkan pengadaan dua unit tenda berukuran 4×6 meter. Fasilitas tersebut dibutuhkan untuk menunjang kegiatan sosial, keagamaan, hajatan maupun kebutuhan warga ketika terjadi kedukaan, mengingat kondisi permukiman di Lingkungan Ngade Sone cukup padat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Iqbal Ruray meminta setiap usulan disusun dalam proposal secara lengkap dan akurat, termasuk estimasi total anggaran hingga pembangunan selesai. Menurutnya, kelengkapan administrasi penting agar usulan dapat dikawal masuk ke dalam sistem SIPD dan pembahasan di DPRD tanpa menimbulkan persoalan administrasi di kemudian hari.
“Setiap usulan harus masuk dalam bentuk proposal yang jelas batas dan kebutuhannya, sehingga terdata dalam sistem dan tidak menimbulkan temuan di kemudian hari. Kita akan kawal bersama, baik melalui anggaran APBD maupun sumber bantuan lainnya,” ujar Iqbal.
Terkait akses jalan yang masih terkendala pembebasan lahan, Iqbal menyatakan akan mencarikan solusi secara teknis dan kekeluargaan agar akses warga dan jamaah menuju masjid tidak terhambat. Sementara untuk kebutuhan tenda dan kursi, Iqbal secara langsung menyatakan kesiapannya membantu pengadaan dua unit tenda beserta kursi bagi warga Lingkungan Ngade Sone.
“Hasil dari pertemuan dan silaturahmi hari ini akan menjadi bahan acuan kami untuk dikawal secara berjenjang. Kita harapkan sinergi antara masyarakat, DPRD dan pemerintah daerah dapat menyelesaikan persoalan-persoalan infrastruktur keagamaan serta fasilitas publik warga,” tegas Iqbal.
Kegiatan reses ditutup dengan penyerahan dokumen aspirasi dari perwakilan masyarakat kepada Ketua DPRD Kota Ternate untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme perencanaan pembangunan daerah. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi






