Kasedata.id – Masa depan Sofifi sebagai ibu kota Provinsi Maluku Utara akhirnya mulai menemukan arah yang jelas. Pemerintah Pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menegaskan komitmennya untuk mengubah Sofifi menjadi pusat pemerintahan yang kuat, modern, mandiri, dan berkelanjutan.
Komitmen itu ditegaskan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas, Medrilzam, dalam agenda Musrenbang RKPD 2027 Provinsi Maluku Utara di Hotel Bella, Ternate, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, Sofifi kini masuk dalam dua prioritas nasional bersama Tanjung Selor untuk penguatan fungsi ibu kota provinsi. Saat ini, Bappenas bahkan tengah menggandeng Bank Dunia (World Bank) menyusun dokumen pre-masterplan pembangunan Sofifi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak ingin fungsi ibu kota di Sofifi terus lemah. Tahun ini masterplan utuh ditargetkan rampung dan menjadi kompas bagi seluruh kementerian serta lembaga pusat dalam membangun infrastruktur secara terintegrasi,” tegas Medrilzam.
Bappenas menegaskan, pembangunan Sofifi bukan lagi sekadar membangun gedung kantor pemerintahan. Kota ini mulai dikonsep sebagai pusat peradaban baru di kawasan timur Indonesia modern, tertata, estetis, dan berkelanjutan.
Perencanaan besar tersebut akan mencakup berbagai detail strategis, mulai dari Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL), Urban Design Guideline (UDGL), hingga skema pendanaan khusus dari APBN agar penyusunan masterplan berjalan tanpa hambatan.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyambut optimistis dukungan Pemerintah Pusat itu. Menurutnya, masterplan yang jelas akan menjadi magnet besar bagi kementerian sektor seperti Kementerian PUPR, Perhubungan, hingga Kesehatan untuk menggelontorkan anggaran pembangunan fisik secara masif di Sofifi.
Namun di balik optimisme itu, Bappenas juga memberi catatan tegas kepada Pemerintah Daerah. Pemprov Maluku Utara diminta bergerak cepat menyiapkan syarat teknis utama, yakni detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pembangunan, dan kesiapan lahan agar tidak muncul hambatan administratif saat anggaran pusat mulai dikucurkan.
“Jika masterplan ini benar-benar rampung, wajah Sofifi diprediksi berubah total. Bukan hanya menjadi pusat birokrasi modern yang nyaman bagi ASN dan masyarakat, tetapi juga tumbuh sebagai simpul ekonomi baru yang menggerakkan kesejahteraan kawasan timur Indonesia,” ujarnya.
Langkah strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa Sofifi tak lagi sekadar ibu kota “di atas kertas”, melainkan kota masa depan yang sedang disiapkan untuk bersaing di level nasional hingga global. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi


![Wali Kota Ternate Tauhid Soleman saat menerima penghargaan dari Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda pada kegiatan Musrenbang RKPD 2027 [ Foto : istimewa]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260507_233949-225x129.jpg)




