Kasedata.id – Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, serta sejumlah kepala sekolah, meninjau langsung pelaksanaan Pengecekan Kesehatan Gratis (PKG) bagi pelajar di SMA Negeri 3 Kota Ternate, Jumat (7/8/2026).
Pengecekan kesehatan tersebut menjadi salah satu perhatian penting Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam memastikan kondisi kesehatan peserta didik tetap terjaga sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman.
Dalam peninjauan itu, Wakil Gubernur juga melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan yang dilakukan petugas kepada para siswa. Ia juga berinteraksi dengan siswa dan tenaga kesehatan untuk memastikan pelaksanaan PKG berjalan dengan baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sarbin menegaskan, kesehatan siswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari peningkatan kualitas pendidikan. Menurutnya, peserta didik akan lebih optimal mengikuti proses pembelajaran apabila kondisi kesehatan mereka terpantau dan terjaga.
“Anak-anak harus sehat supaya bisa belajar dengan baik. Karena itu, pemeriksaan kesehatan seperti ini penting untuk memastikan kondisi mereka sejak dini,” tegas Sarbin usai meninjau PKG sebagai rangkaian dari launching Gerakan Cepat Peduli Lingkungan Sekolah dan Gerakan Satu Rekening Satu Pelajar.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara serta para kepala sekolah yang hadir. Kehadiran jajaran pendidikan itu sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan aspek kesehatan sebagai bagian dari pembenahan ekosistem sekolah.
PKG di lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya menjadi pemeriksaan kesehatan sesaat, tetapi juga mendorong kesadaran siswa untuk menjaga pola hidup sehat serta membangun budaya peduli terhadap kesehatan di lingkungan sekolah.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan bahwa kesehatan siswa, lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman, serta literasi keuangan merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak bangku sekolah.
Sarbin mengatakan, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar di dalam kelas. Kondisi kesehatan siswa, kebersihan lingkungan, kelayakan fasilitas, hingga pembentukan karakter dan kebiasaan positif turut menentukan keberhasilan pendidikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menjelaskan bahwa gerakan peduli lingkungan sekolah akan ditindaklanjuti melalui berbagai langkah strategis, mulai dari sosialisasi, edukasi, penerbitan surat edaran, hingga penguatan sistem aduan digital.
“Melalui sistem tersebut, siswa dapat menyampaikan laporan mengenai kondisi fasilitas sekolah, termasuk kebersihan kelas, toilet, pencahayaan, dan ventilasi. Laporan tersebut selanjutnya dipantau pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti sesuai tingkat kebutuhan,” pungkasnya. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi







