Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr. Nurcholis Alim,

dr. Nurcholis Alim,

Kasedata.id –dr. Nurcholis Alim, Sp.N, AIFO-K akhirnya kembali ke tanah kelahirannya di Bumi Hibualamo, Kabupaten Halmahera Utara, usai berbagai perjalanan yang ditempuhnya. Dokter spesialis Neurologi atau saraf ini memilih meninggalkan kenyamanan berkarier di luar daerah untuk kembali mengabdikan ilmunya di Bumi Hibualamo.

Nurcholis merupakan putra kelahiran Desa Gorua, Kecamatan Tobelo Utara. Ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan almarhum Hi. Adhan Alim dan Hj. Syarifah Hi. Ahmad.

Perjalanan pendidikannya dimulai dari SD Negeri 1 Tobelo, kemudian SMP Negeri 4 Ternate, dan SMA Negeri 1 Ternate. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak berhenti sebagai dokter umum, Nurcholis kemudian melanjutkan pendidikan dokter spesialis Neurologi di Universitas Hasanuddin, Makassar. Pilihan ini menjadi bagian dari tekad untuk memperdalam ilmunya sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang lebih luas kepada masyarakat.

Sebelum kembali ke Halmahera Utara, berbagai pengalaman telah dilaluinya. Ia sempat bekerja di RSUD Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, kemudian bergabung dengan perusahaan Johnlin di Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Sentuhan Wali Kota, Tiga Anak di Ternate Kembali Bersekolah

Setelah itu, Nurcholis kembali ke Maluku Utara dan bekerja di Rumah Sakit Islam di Kota Ternate. Ia kemudian mengikuti seleksi CPNS dan dinyatakan lulus, sebelum ditempatkan di Puskesmas Kecamatan Pulau Moti dan selanjutnya bertugas di RSUD Kota Ternate.

Setelah menyelesaikan pendidikan dokter spesialis Neurologi, perjalanannya akhirnya  kembali ke Bumi Hibualamo, Kabupaten Halmahera Utara.

Saat ini, dr. Nurcholis bertugas di RSUD Tobelo. Selain itu, ia juga membuka tempat praktik di Apotek dan Klinik Pelita Farma Tobelo untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang penyakit saraf.

Pesan Almarhum Sang Ayah

Di balik keputusannya kembali ke Tobelo, terdapat sebuah pesan sederhana namun sangat berarti dari almarhum sang ayah Hi. Adhan Alim.

Semasa hidup, ayahnya berpesan agar Nurcholis boleh mengejar pengalaman dan bekerja di luar Maluku Utara, tetapi suatu saat harus kembali ke Tobelo, tempat kelahirannya untuk mengabdikan diri.

Pesan itu terus diingat Nurcholis hingga dirinya menyelesaikan pendidikan dan berbagai perjalanan profesinya sebagai seorang dokter.

Kini, pesan itu telah ia tunaikan. Setelah menempuh pendidikan hingga menjadi dokter spesialis dan memiliki pengalaman bekerja di sejumlah daerah, ia kembali ke Bumi Hibualamo.

Baca Juga :  Duka di Puncak Dukono, Satu Korban Ditemukan

“Alhamdulillah, pesan orang tua saya sudah saya tunaikan. Saya kembali ke Bumi Hibualamo untuk mengabdi,” ujar Nurcholis.

Bagi Nurcholis, pulang ke Halmahera Utara bukan sekadar kembali ke kampung halaman. Lebih dari itu, keputusan ini menjadi bentuk penghormatan kepada orang tua sekaligus wujud pengabdian kepada masyarakat yang sejak awal menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Sebagai dokter spesialis Neurologi dan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Maluku Utara, ia berharap kehadirannya dapat ikut memperkuat pelayanan kesehatan di daerah, khususnya dalam memberikan akses pelayanan spesialis saraf bagi masyarakat Halmahera Utara dan sekitarnya.

Perjalanan dr. Nurcholis menjadi gambaran bahwa keberhasilan menempuh pendidikan dan membangun karier di luar daerah pada akhirnya dapat kembali dipersembahkan untuk tanah kelahiran.

Dari Gorua, menempuh pendidikan di Jakarta dan Makassar, mengumpulkan pengalaman di Kalimantan Selatan hingga Ternate, Nurcholis akhirnya memilih kembali ke Tobelo. Bukan hanya untuk pulang, tetapi untuk mengabdi dan menunaikan pesan sang ayah. (*)

Penulis : Agus

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

21 Polisi Kena PTDH, GP Ansor Malut Apresiasi Ketegasan Kapolda
Sekolah Kedinasan Jadi Rebutan, 198 Peserta Malut Adu Strategi di Simulasi CAT
Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga
RSU Tidore Dukung FKG UMMU
Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses
Gubernur Sherly dan Tri Tito Karnavian Sambangi Lago Montana
OJK Gandeng SMK Negeri 1 Ternate Perkuat Literasi Keuangan Lawan Pinjol Judol dan Investasi Bodong
Wagub Malut Serukan Bahasa Daerah Kembali Dipakai di Kantor dan Rumah

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIT

21 Polisi Kena PTDH, GP Ansor Malut Apresiasi Ketegasan Kapolda

Senin, 7 September 2026 - 16:11 WIT

Sekolah Kedinasan Jadi Rebutan, 198 Peserta Malut Adu Strategi di Simulasi CAT

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIT

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo

Minggu, 6 September 2026 - 22:40 WIT

Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIT

RSU Tidore Dukung FKG UMMU

Berita Terbaru

Pendidikan

Dikawal RSIJ Grup, UMMU Percepat Buka Fakultas Kedokteran

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:03 WIT