Buka Workshop Literasi, Abubakar Abdullah Dorong Sekolah Perkuat Budaya Membaca

Sabtu, 12 September 2026 - 10:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah saat membuka Workshop Penguatan Kompetensi Membaca Teks Sastra dan Teks Informasi bagi Guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris SMA se-Kota Ternate. || Foto : Ilham/Kasedata.id

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah saat membuka Workshop Penguatan Kompetensi Membaca Teks Sastra dan Teks Informasi bagi Guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris SMA se-Kota Ternate. || Foto : Ilham/Kasedata.id

Kasedata.id Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menegaskan penguatan literasi tidak cukup hanya dengan menggelar pelatihan. Menurutnya, budaya membaca harus tumbuh menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian siswa maupun guru di sekolah.

Pesan itu disampaikan Abubakar saat membuka Workshop Penguatan Kompetensi Membaca Teks Sastra dan Teks Informasi bagi Guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris SMA se-Kota Ternate, di Aula SMA Negeri 10 Kota Ternate, Sabtu (12/9/2026).

Abubakar menilai peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik harus dimulai dari ekosistem pendidikan yang mendorong siswa untuk membaca, mencari informasi, berpikir kritis, hingga mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia kemudian membagikan kisah Yurita Izzatul Aulia, siswi SMA Negeri 1 Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, yang meraih nilai TKA 2025 sebesar 97,24 dan menjadi salah satu capaian terbaik.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lahir secara instan. Salah satu kebiasaan yang menopangnya adalah aktivitas membaca dan memanfaatkan perpustakaan sekolah.

Baca Juga :  Kadikbud Malut Kunker ke Morotai, Bawa Visi Gubernur Bidang Pendidikan 

“Budaya membaca dan kecintaan pada perpustakaan adalah kuncinya. Tidak ada siswa yang tidak mampu, yang ada adalah bagaimana guru dan sekolah hadir membangun ekosistem membaca yang kondusif,” tegasnya.

Karena itu, Aka meminta sekolah tidak menjadikan keterbatasan bahan bacaan sebagai alasan untuk tidak memperkuat budaya literasi.

Ia pun mengingatkan, dukungan anggaran pendidikan yang tersedia di sekolah harus dimanfaatkan secara tepat, termasuk untuk memenuhi kebutuhan buku dan bahan bacaan peserta didik.

Namun, penguatan literasi menurutnya tidak berhenti pada buku fisik. Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk memperluas sumber belajar.

Fasilitas seperti Smart TV dan Rumah Pendidikan, katanya, harus digunakan secara optimal untuk mengakses berbagai bahan ajar dan referensi digital. Guru juga didorong aktif memanfaatkan akun belajar untuk memperkaya materi pembelajaran.

“Teknologi jangan hanya menjadi fasilitas yang ada di sekolah. Harus digunakan untuk memperluas pengetahuan dan mendukung proses pembelajaran,” ujarnya.

Baca Juga :  Rakor DAK Tahun 2025, Kadikbud Malut Tekankan Ini

Dikbud Maluku Utara, lanjut Abubakar, juga terus membangun sinergi dengan perguruan tinggi. Salah satunya melalui keterlibatan mahasiswa bidang Informatika Universitas Khairun (Unkhair) untuk membantu sekolah dalam penguatan pemanfaatan teknologi informasi.

Kemampuan membaca harus berjalan beriringan dengan kemampuan menulis. Guru yang memiliki budaya membaca kuat diharapkan mampu melahirkan karya berupa artikel, tulisan ilmiah maupun buku yang memiliki kualitas akademis.

Ia pun mengingatkan agar penguatan literasi tidak dilakukan secara instan menjelang akhir jenjang pendidikan.

“Proses penguatan literasi tidak boleh dilakukan secara mendadak di akhir jenjang. Sejak kelas X, pembiasaan ini harus sudah dijalankan secara terstruktur dan konsisten agar rapor pendidikan kita terus meningkat,” tandasnya.

Workshop tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan peningkatan kompetensi guru, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat budaya membaca dan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah SMA di Kota Ternate. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gubernur Cup II Berakhir, Perbasi Malut Siapkan Talenta Muda ke Panggung Nasional
Tim Basket Pacific Morotai Juara Gubernur Cup II 2026 Usai Tekuk Ditjenpas Malut
Rapor Pendidikan Jadi Alarm, MKKS Kota Ternate Perkuat Kompetensi Guru
Dikbud Maluku Utara Kooperatif Hadapi Pemeriksaan Dana BOSP
Ribuan KaderMU Digembleng di P2KK UMMU
Gubernur Malut Dorong Data Kemiskinan Diperbarui Agar Bansos Tepat Sasaran
Gubernur Sherly Tunjuk Kadis Nakertrans Pimpin Panitia HUT ke-27 Malut
Sherly-Sarbin Kompak Matangkan Persiapan HUT ke-27 Maluku Utara

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:13 WIT

Gubernur Cup II Berakhir, Perbasi Malut Siapkan Talenta Muda ke Panggung Nasional

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIT

Tim Basket Pacific Morotai Juara Gubernur Cup II 2026 Usai Tekuk Ditjenpas Malut

Sabtu, 12 September 2026 - 15:54 WIT

Rapor Pendidikan Jadi Alarm, MKKS Kota Ternate Perkuat Kompetensi Guru

Sabtu, 12 September 2026 - 14:53 WIT

Dikbud Maluku Utara Kooperatif Hadapi Pemeriksaan Dana BOSP

Jumat, 11 September 2026 - 21:55 WIT

Ribuan KaderMU Digembleng di P2KK UMMU

Berita Terbaru

Letkol Lotus Malino Sihombing/Inisiatif pembantukan pengurus PGSI Maluku Utara yang berlangsung di Cafe Jarod Ternate [dok : kasedata.id]

Olahraga

Mantan Atlet Gulat Nasional Bawa Spirit Bentuk PGSI Malut

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:21 WIT