Kasedata.id – Mantan atlet nasional Cabang Olahraga (Cabor) Gulat, Letkol Lotus Malino Sihombing, membawa spirit baru untuk membangun olahraga gulat di Maluku Utara. Ia berinisiatif mendorong pembentukan Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia Maluku Utara (PGSI Malut).
Inisiatif itu mulai dikonsolidasikan dengan mempercayakan M. Ronny Saleh sebagai ketua umum PGSI Malut. Semangat pembentukan kepengurusan berlangsung di Cafe Jarod Ternate, Sabtu (12/9/2026), yang dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate, Sutopo Abdullah.
Letkol Lotus Malino yang kini menjabat Kepala Ajenrem 152/Baabullah mengatakan, dirinya memiliki pengalaman panjang sebagai pelaku olahraga sekaligus mantan atlet nasional gulat selama sekitar 20 tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia pernah terlibat dalam sejumlah ajang olahraga nasional maupun internasional seperti Sea Games dan Pekan Olahraga Nasional (PON). Pengalaman itu menjadi modal untuk ikut membangun iklim olahraga gulat di Maluku Utara.
Sejak bertugas di Kota Ternate, Lotus Malino mengaku membawa amanah secara lisan dari sejumlah petinggi organisasi olahraga di Jakarta untuk mendorong pembentukan kepengurusan PGSI Malut.
Menurutnya, selama ini Cabor Gulat belum memiliki wadah organisasi resmi di Maluku Utara. Padahal, potensi atlet gulat di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku Utara cukup besar.
“Bibit-bibit olahraga di Indonesia Timur, seperti Maluku Utara, sangat banyak. Sayangnya, wadah pembinaannya belum ada,” ujarnya kepada Kasedata.id
Karena itu, Letkol Lotus Malino yang juga wasit-hakim nasional cabor gulat ini berkomitmen mengabdikan pengalamannya sebagai pelatih untuk mulai membangun pembinaan atlet gulat di Maluku Utara.

Targetnya tidak sekadar membentuk organisasi, tetapi menyiapkan atlet agar Maluku Utara dapat tampil pada PON 2028.
Untuk memastikan pembentukan organisasi memiliki legalitas, Letkol Lotus Malino mengaku telah berkoordinasi dengan Sekretaris Jenderal PP PGSI Gusti Randa.
” Koordinasinya mendapat respons positif agar kepengurusan PGSI Malut segera dibentuk” ujarnya.
M. Ronny Saleh yang dipercaya memimpin proses pembentukan PGSI Malut mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan konsolidasi kepengurusan.
“Kalau kepengurusan sudah valid, segera kami konsultasikan agar secepatnya mendapat legalitas secara resmi dari PP PGSI,” kata Ronny.
Selain menyiapkan struktur organisasi, pihaknya juga akan mulai menjaring atlet-atlet gulat di Maluku Utara untuk selanjutnya masuk dalam proses pembinaan.
Ronny berharap bahwa kehadiran PGSI dapat memberikan warna baru bagi perkembangan olahraga bela diri di Maluku Utara. Ia menyadari pembentukan organisasi ini menjadi tantangan tersendiri karena merupakan langkah awal bagi pengembangan Cabor Gulat di Maluku Utara.
“Kehadiran olahraga gulat ini diharapkan membawa semangat baru dan dapat mewarnai cabor bela diri yang sudah ada. Ini menjadi tantangan karena merupakan cikal bakal perdana olahraga gulat di Maluku Utara,” pungkasnya. (*)
Penulis : Pewarta
Editor : Sandin Ar

![Letkol Lotus Malino Sihombing/Inisiatif pembantukan pengurus PGSI Maluku Utara yang berlangsung di Cafe Jarod Ternate [dok : kasedata.id]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/09/Picsart_26-09-12_15-55-15-719-225x129.jpg)




