Bantuan Disalurkan, Sherly – Sarbin Perkuat Ekonomi Nelayan Pesisir

Selasa, 15 September 2026 - 22:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan bantuan nelayan melalui UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Malut yang berlangsung di Kota Ternate [dok : kasedata]

Penyerahan bantuan nelayan melalui UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Malut yang berlangsung di Kota Ternate [dok : kasedata]

Kasedata.id – Puluhan nelayan dari Pulau Obi, Halmahera Selatan, dan Pulau Taliabu menerima bantuan mesin perahu berkapasitas 15 PK dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut). Bantuan ini diserahkan melalui UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Malut yang berlangsung di Kota Ternate, Selasa (15/9/2026).

Bantuan mesin perahu ini merupakan bagian dari program prioritas Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe (Sherly-Sarbin) melalui stimulus sektor perikanan terintegrasi.

Program tersebut dengan tujuan untuk memperkuat armada tangkap nelayan skala kecil sekaligus meningkatkan kemampuan produksi nelayan di wilayah pesisir Maluku Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan nelayan Pulau Obi, Sarno La Jiwa, mengapresiasi program Sherly-Sarbin terhadap kebutuhan nelayan.

Baca Juga :  Gubernur Malut Serahkan Bantuan Dana ke 52 Wirausaha Muda

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Gubernur dan Pak Wakil Gubernur atas bantuan ini. Mesin ini adalah napas baru bagi mata pencaharian kami,” ujar Sarno.

Menurutnya, adanya bantuan mesin ini dapat membantu menekan biaya operasional sekaligus memperluas wilayah tangkap nelayan di laut lepas.

Ia berkomitmen menjaga dan merawat bantuan itu agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung aktivitas melaut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Malut, Kadri La Etje, mengatakan pemberian program stimulus itu salah satunya diarahkan untuk membantu mengurangi angka kemiskinan di wilayah pesisir.

Pemerintah Provinsi, kata dia, secara bertahap mendorong modernisasi alat produksi nelayan tradisional agar produktivitas perikanan lokal meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pasar nasional hingga peluang pasar ekspor.

Baca Juga :  Gubernur : Wisata Alam Pulau Hiri Harus Dikelola Warga Sendiri

“Melalui penguatan fasilitas ini, Pemprov Malut optimistis sektor maritim akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini juga diharapkan meningkatkan pendapatan riil nelayan tradisional yang selama ini terkendala keterbatasan teknologi,” kata Kadri.

Ia menambahkan, distribusi bantuan itu erupakan bagian dari kebijakan pemerintah provinsi melalui Gubernur dan Wakil Gubernur untuk memastikan program sektor perikanan menyentuh langsung kelompok nelayan yang masih menghadapi keterbatasan alat produksi.

“ Program ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi nelayan pesisir melalui sektor perikanan.(*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

OMC Malut Berakhir, Sherly Apresiasi Dukungan BNPB dan Pihak Terkait
Harhubnas 2026, Wagub Sarbin Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi
Rekomendasi BKN Tuntas, 12 Pejabat Kota Ternate Segera Dilantik
Baabullah II Belum Tersentuh Renovasi, Status Lahan Masih Jadi Tanda Tanya
102 KPM di Sula Terima Bantuan Atensi, Lansia Penerima Terbanyak
Renovasi Baabullah II Belum Jalan, Disperkim Malut Fokus Bereskan Status Lahan
RKTN 2011–2030 Dibahas, Pemprov Malut Dorong Kebijakan Kehutanan Sesuai Kebutuhan Daerah
PAD Malut Melonjak 39 Persen, Sherly-Sarbin Dongkrak Target Pendapatan APBD-P 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIT

OMC Malut Berakhir, Sherly Apresiasi Dukungan BNPB dan Pihak Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:35 WIT

Harhubnas 2026, Wagub Sarbin Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

Rabu, 16 September 2026 - 23:43 WIT

Rekomendasi BKN Tuntas, 12 Pejabat Kota Ternate Segera Dilantik

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIT

Baabullah II Belum Tersentuh Renovasi, Status Lahan Masih Jadi Tanda Tanya

Rabu, 16 September 2026 - 18:07 WIT

Renovasi Baabullah II Belum Jalan, Disperkim Malut Fokus Bereskan Status Lahan

Berita Terbaru