Harhubnas 2026, Wagub Sarbin Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, saat membacakan amanat Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi pada upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Sofifi. || Foto : Kasedata.id

Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, saat membacakan amanat Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi pada upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Sofifi. || Foto : Kasedata.id

Kasedata.id Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan pentingnya keselamatan dan konektivitas dalam pembangunan sektor transportasi. Pesan itu disampaikan Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, saat membacakan amanat Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi pada upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Lapangan Kantor BPTD Kelas II, Kamis (17/9/2026).

Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, Harhubnas 2026 menekankan bahwa keselamatan tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administratif.

“Transportasi tidak dapat dipandang semata sebagai urusan kendaraan dan infrastruktur, namun lebih dari itu, melainkan konektivitas yang benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian,” kata Sarbin.

Ia menyebut tantangan sektor perhubungan semakin kompleks, mulai dari layanan transportasi di wilayah 3T, angkutan massal, integrasi antarmoda, kemacetan hingga keselamatan lalu lintas.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya konektivitas antara pusat produksi dan permukiman untuk menurunkan biaya angkut dan biaya logistik serta memperluas pemerataan pembangunan,” ujarnya.

Pemanfaatan teknologi melalui digitalisasi layanan, pembayaran elektronik, informasi perjalanan real time dan transportasi berbasis data juga dinilai penting untuk meningkatkan kemudahan dan efisiensi layanan.

Namun, kemajuan transportasi harus tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.

Baca Juga :  FKN Dideklarasikan di Kedaton Kesultanan Ternate

“Inilah momentum kita membuktikan bahwa sektor transportasi hadir untuk rakyat. Bekerjalah dengan hati, dan layani dengan sepenuh jiwa. Transportasi akan mendorong perekonomian bangsa agar melaju lebih pesat,” pungkasnya.

Dalam rangkaian Harhubnas, Pemprov Malut juga menggelar cek kesehatan gratis dan donor darah serta menyerahkan ETLE HUB kepada Dirlantas Polda Malut, bus sekolah kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta life jacket kepada sejumlah operator penyeberangan.

Harhubnas 2026 menjadi momentum menegaskan bahwa transportasi bukan sekadar menghubungkan wilayah, tetapi harus menghadirkan keselamatan, pelayanan dan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Maluku Utara. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

OMC Malut Berakhir, Sherly Apresiasi Dukungan BNPB dan Pihak Terkait
Rekomendasi BKN Tuntas, 12 Pejabat Kota Ternate Segera Dilantik
Baabullah II Belum Tersentuh Renovasi, Status Lahan Masih Jadi Tanda Tanya
102 KPM di Sula Terima Bantuan Atensi, Lansia Penerima Terbanyak
Renovasi Baabullah II Belum Jalan, Disperkim Malut Fokus Bereskan Status Lahan
RKTN 2011–2030 Dibahas, Pemprov Malut Dorong Kebijakan Kehutanan Sesuai Kebutuhan Daerah
PAD Malut Melonjak 39 Persen, Sherly-Sarbin Dongkrak Target Pendapatan APBD-P 2026
DKP Maluku Utara Perketat Pengawasan Laut dan Penataan Rumpon Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIT

OMC Malut Berakhir, Sherly Apresiasi Dukungan BNPB dan Pihak Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:35 WIT

Harhubnas 2026, Wagub Sarbin Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

Rabu, 16 September 2026 - 23:43 WIT

Rekomendasi BKN Tuntas, 12 Pejabat Kota Ternate Segera Dilantik

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIT

Baabullah II Belum Tersentuh Renovasi, Status Lahan Masih Jadi Tanda Tanya

Rabu, 16 September 2026 - 18:07 WIT

Renovasi Baabullah II Belum Jalan, Disperkim Malut Fokus Bereskan Status Lahan

Berita Terbaru