KORMI Sula Resmi Dilantik, Bidik Olahraga Masyarakat Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kepulauan Sula periode 2026–2031 resmi dilantik di Istana Daerah (Isda) Dad Hia Ted Sua, Jumat (10/10/2026) malam.

Ketua KORMI Kepulauan Sula, Muhlis Soamole, mengatakan amanah yang diberikan kepadanya merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk mengembangkan olahraga masyarakat dan melestarikan permainan tradisional.

Menurut Muhlis, KORMI memiliki ruang pengabdian yang berbeda dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Jika KONI berfokus pada olahraga prestasi, KORMI menjadi wadah bagi olahraga rekreasi, olahraga tradisional, dan olahraga rekreasi budaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengusung visi “Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat”, KORMI Sula menyiapkan tiga pilar utama sebagai arah program selama lima tahun ke depan.

Pertama, mengaktifkan kembali induk organisasi olahraga yang ada di Sanana dan wilayah Kepulauan Sula. Sejumlah kegiatan didorong antara lain Senam Tera, Astaka, bersepeda, serta olahraga tradisional seperti bambu gila, Sem, salenga, dan gasing.

Kedua, merangkul seluruh lapisan masyarakat. Muhlis menegaskan olahraga masyarakat harus menjangkau desa, sekolah, perkantoran, dan berbagai komunitas, bukan hanya kalangan muda, tetapi juga kelompok lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Pemda Sula Didesak Segera Tuntaskan Pemekaran Dua Desa

Ketiga, menggelorakan kegiatan olahraga melalui penyusunan kalender event rakyat. Agenda yang direncanakan meliputi Festival Olahraga Tradisional Sanana, Jalan Sehat Bahagia, serta partisipasi dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) dan Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA).

Muhlis menegaskan, pelaksanaan program ini membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pengurus, anggota, serta pemangku kepentingan olahraga masyarakat.

“KORMI bukan milik saya sendiri sebagai ketua. KORMI milik kita bersama, milik pengurus dan anggota yang saat ini mengemban amanah KORMI di tingkat kabupaten, serta milik masyarakat Sula melalui partisipasi aktif seluruh stakeholder cabang olahraga rekreasi, olahraga tradisional, dan olahraga rekreasi budaya,” terangnya.

Sementara, Ketua KORMI Provinsi Maluku Utara, Ir. Syaifuddin Djuba, mengingatkan pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan kerja keras dan kebersamaan.

Ia menegaskan, pengembangan KORMI perlu diarahkan pada tiga program utama, yakni mengaktifkan kembali cabang olahraga masyarakat, meningkatkan partisipasi warga hingga tingkat desa, serta menyelenggarakan kegiatan olahraga prestasi, tradisional, dan rekreasi sesuai peran masing-masing.

“Kami berharap seluruh pengurus, pemerintah daerah, OPD, dan masyarakat bisa bersinergi dalam memajukan olahraga serta mewujudkan masyarakat yang sehat dan bahagia,” tandasnya.

Baca Juga :  Siswa PAUD Darma Wanita Kepulauan Sula Resmi Dilepas ke Sekolah Dasar

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Kepulauan Sula, H. Saleh Marasabesy, mengatakan KORMI dan KONI memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam memajukan olahraga di daerah.

Menurutnya, olahraga masyarakat bukan sekadar aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, melestarikan budaya lokal, dan mendorong masyarakat menjauhi kegiatan negatif.

“Tujuan utamanya adalah membudayakan olahraga agar masyarakat menjadi bugar dan gembira. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkarakter,” ucap Saleh.

Ia meminta pengurus KORMI segera menyusun program kerja yang inovatif dan inklusif agar dapat menjangkau semua kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia, baik di desa maupun perkotaan.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, berkomitmen mendukung keberadaan KORMI sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kebugaran dan kebahagiaan masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia seutuhnya yang sehat jasmani dan rohani. Olahraga masyarakat dan berbagai permainan tradisional lainnya adalah kekayaan budaya kita,” pungkasnya. (*)

Penulis : Karno Pora

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
CT Scan Tiba di Sula, Layanan Belum Bisa Dibuka
Istri Kades Kompak, Sanana Utara Bidik Juara DWP Malut
Anak Desa dari Sula Raih Juara Motivator Putra Duta Genre Indonesia
Belanja Sula Naik 46,74 Miliar dalam Rancangan Perubahan APBD 2026
Tiga Jabatan Strategis di Polres Sula Berganti
Kabau Pante Siaga Banjir Rob, 600 Meter Permukiman Ditimbun

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:52 WIT

KORMI Sula Resmi Dilantik, Bidik Olahraga Masyarakat Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:32 WIT

KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Minggu, 27 September 2026 - 21:12 WIT

CT Scan Tiba di Sula, Layanan Belum Bisa Dibuka

Jumat, 25 September 2026 - 18:15 WIT

Istri Kades Kompak, Sanana Utara Bidik Juara DWP Malut

Berita Terbaru