Perkelahian Berdarah di Ternate Selatan Berujung Damai, Restorasi Sosial 

Jumat, 11 April 2025 - 19:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesepakatan damai secara kekeluargaan oleh kedua bela pihak || dok : kasedata

Kesepakatan damai secara kekeluargaan oleh kedua bela pihak || dok : kasedata

Kasedata.id – Insiden berdarah yang terjadi di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Kamis dini hari (10/4/2025), akhirnya menemukan titik terang. Insiden perkelahian yang berujung pada aksi penikaman terhadap korban Fandri Darno.

Kedua belah pihak, baik korban dan pelaku memilih jalur damai lewat pendekatan kekeluargaan. Restorasi sosial sebagai jalan tengah menyelesaikan konfilik. Ini karena Aditya Ardian, pelaku penikaman yang sempat melarikan diri usai kejadian, akhirnya kembali ke tengah keluarga untuk menjalani proses mediasi. Berkat komunikasi intensif antar keluarga dan difasilitasi pihak kepolisian, kesepakatan damai pun dicapai. Keluarga Aditya menyatakan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya pengobatan hingga Fandri pulih sepenuhnya.

Baca Juga :  Pemprov Malut Siapkan Distribusi Hewan Kurban untuk 3.000 Masjid

Laporan kepolisian yang sempat dilayangkan ke Polsek Ternate Selatan oleh keluarga korban juga resmi dicabut, sebagai bagian dari penyelesaian damai tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Ternate Selatan, AKP Bakry Syahruddin dalam keterangan pers pada Jumat (11/4/2025), menyambut baik keputusan damai ini.

“Kami mengapresiasi langkah bijak dari kedua keluarga yang memilih menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Ini adalah wujud nyata dari keadilan restoratif, yang mengedepankan pemulihan hubungan sosial, bukan semata-mata hukuman,” ungkapnya.

AKP Bakry menambahkan bahwa ayah dari pelaku secara terbuka mengambil tanggung jawab penuh atas proses pemulihan korban, termasuk memastikan perawatan medis terbaik hingga korban benar-benar pulih.

Baca Juga :  Baju Dinas DPRD Ternate Tembus Setengah Miliar, Ini Penjelasan Sekwan

“Ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral sekaligus komitmen untuk memperbaiki kesalahan dengan cara yang manusiawi dan konstruktif,” ujarnya.

” Langkah damai ini sebagai contoh penting bagaimana masyarakat masih bisa mengandalkan dialog dan empati sebagai solusi konflik” tambah AKP Bakry.

Diketahui bahwa peristiwa berdarah ini terjadi saat acara resepsi pernikahan di RT 18/RW 06 Kalumata, sekitar pukul 00.30 WIT. Diduga dipicu oleh kesalahpahaman dan pengaruh alkohol, perkelahian memanas hingga berujung pada penikaman dengan senjata tajam yang menyebabkan korban menderita luka serius hingga dilarikan ke Rumah Sakit Chasan Boesoirie. (*) 

Penulis : Haerun Hamid

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut
Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 
Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi
Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 
Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya
IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan
Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru
Kantor Ombudsman Dibobol Maling, Polres Ternate Selidiki

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:42 WIT

Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:10 WIT

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIT

Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:46 WIT

Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:32 WIT

IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan

Berita Terbaru

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, saat ditahan oleh Kejati Maluku Utara [Foto : Acim/kasedata]

Hukum & Peristiwa

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Jumat, 26 Jun 2026 - 18:10 WIT