Dana 11 Miliar Difokuskan Pelayanan JCH asal Maluku Utara

Rabu, 16 April 2025 - 16:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadri Laetje (tengah), Ketua PPIHD Provinsi Malut. || Doc : Istimewa

Kadri Laetje (tengah), Ketua PPIHD Provinsi Malut. || Doc : Istimewa

Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11 miliar untuk mendukung penuh pelayanan Jama’ah Calon Haji (JCH) asal Maluku Utara.

Anggaran yang bersumber dari APBD Pemprov Malut Tahun 2025 itu mencakup seluruh kebutuhan jama’ah mulai dari asrama haji Ngade Ternate hingga asrama haji Sudiang Makassar sampai ke proses pemulangan dari Makassar ke Ternate.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Malut, Kadri Laetje, dalam konferensi pers pada Senin kemarin, (14/4/2025), menegaskan bahwa Pemprov Malut dalam hal ini Gubernur Sherly Tjoanda Laos berkomitmen memberikan pelayanan haji yang optimal.

“Pemerintah melalui panitia penyelenggara haji akan berupaya memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan, kesehatan dan ketepatan dalam proses penyelenggaraan haji tahun ini,” ucapnya.

Mantan Pj Bupati Kabupaten Halsel itu mengatakan, seluruh biaya pemberangkatan dan pemulangan jamaah tertuang dalam anggaran APBD Pemprov Malut.

“Pemerintah memutuskan untuk tidak menggunakan penerbangan reguler, melainkan sepenuhnya menggunakan skema charter flight dari Bandara Baabullah Ternate ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dan sebaliknya saat pemulangan,” jelas Kadri.

Ia berharap seluruh proses, mulai dari keberangkatan sampai pada pemulangan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kepuasan kepada para jama’ah.

Baca Juga :  Pemprov Malut Bebaskan Komite 272 Sekolah Swasta dan Agama

“Jadwal keberangkatan jama’ah haji dari 10 kabupaten/kota sebanyak 1.076 jama’ah yang akan tergabung dalam Kloter 13, 15, dan 17. Bulan Mei tanggal 8 beberapa daerah akan mulai memasuki Asrama Haji Ngade Ternate untuk istirahat dan persiapan sebelum diberangkatkan ke Makassar,” sebutnya.

PPIHD juga menaruh perhatian besar terhadap aspek kesehatan para jama’ah. Tahun ini, tim kesehatan menjadi komponen dominan dalam struktur kepanitiaan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi jama’ah yang membutuhkan layanan medis khusus.

“Kolaborasi antar panitia sangat penting karena jama’ah lansia mendominasi. Tentu memerlukan pendekatan dan pelayanan yang lebih sabar dan profesional,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ilham Mansur

Editor : Redaksi

Berita Terkait

RSUD Chasan Boesoirie Genap 24 Tahun, Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Sistem Merit Pemprov Malut Diuji, ASN Diminta Tuntaskan Survei INAgov
Dinas PUPR Malut Gandeng Balai Kementerian PU Perkuat SDM Konstruksi
Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Obi
Prabowo Resmikan 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel di Weda Maluku Utara
Presiden Prabowo Tiba di Maluku Utara Bawa Agenda Hilirisasi Rp 180 Triliun
Sherly-Sarbin Punya Visi, Musrifah Alhadar Eksekusi : Disperkim Makin Dekat Layani Warga
Pemprov Malut-LKPP Perkuat Kerja Sama, Benahi Kompetensi dan Tata Kelola Pengadaan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:43 WIT

RSUD Chasan Boesoirie Genap 24 Tahun, Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:47 WIT

Sistem Merit Pemprov Malut Diuji, ASN Diminta Tuntaskan Survei INAgov

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:43 WIT

Dinas PUPR Malut Gandeng Balai Kementerian PU Perkuat SDM Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIT

Pustu Soligi dan Kawasi Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Obi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:00 WIT

Prabowo Resmikan 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel di Weda Maluku Utara

Berita Terbaru