Pasca Dikeluhkan, Stok Cuci Darah Dipinjam dari RSUD Tobelo

Kamis, 7 Agustus 2025 - 14:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi cuci darah

Foto : ilustrasi cuci darah

Kasedata.id – Pelayanan pasien cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie (CB) Ternate yang sebelumnya dikeluhkan, kini kembali berjalan. Stok cairan pencuci darah (haemosafe) yang sempat kosong kini mulai tersedia yang dipinjam dari RSUD Tobelo, Halmahera Utara.

Krisis pelayanan ini mencuat setelah seorang keluarga pasien gagal ginjal mengeluhkan pelayanan pada Senin (4/8/2025) lalu, karena RSUD CB mengalami kekosongan cairan haemosafe hingga mendapat sorotan dari komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhajirin Bailusy.

Keluhan tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Hukum dan Humas RSUD CB, Floriani Sumtaki. Ia menyatakan, keterlambatan pengiriman disebabkan faktor cuaca buruk yang menghambat distribusi melalui jalur laut. ” Jadi pengiriman diperkirakan tiba pada 10 hingga 11 Agustus ini ,” ujarnya.

Untuk mengatasi kekosongan stok cairan itu, RSUD CB Ternate kemudian mengambil langkah cepat. Kepala Bidang Farmasi dan Sarana Kesehatan, Muhlis Marhaban, menjelaskan pihaknya telah menghubungi RSUD Tobelo untuk meminjam 50 cergen cairan haemosafe.

“Karena kondisi darurat, kami langsung mengarahkan pasien ke rumah sakit terdekat dan berinisiatif meminjam cairan dari RSUD Tobelo. Pengiriman dilakukan selasa dan tiba di Ternate pada rabu pagi,” kata Muhlis kepada wartawan, Kamis (7/8/2025).

Menurut Muhlis, saat ini RSUD CB Ternate hanya dapat mengoperasikan dua dari tiga mesin cuci darah karena satu mesin mengalami kerusakan. Setiap mesin menggunakan cairan dari vendor berbeda, yakni dari Kota Manado dan Kota Makassar yang telah menjadi rekanan tetap rumah sakit.

Baca Juga :  Wamenkop Kunjungi Ternate, Pemkot Siapkan Pelatihan Koperasi Merah Putih

Muhlis juga mengungkapkan yang menjadi penyebab seringnya keterlambatan pengadaan alat kesehatan, yakni persoalan utang kepada pihak vendor.

” Tapi vendor tetap melayani, karena prinsipnya adalah kemanusiaan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sistem pembayaran dengan vendor biasanya dilakukan dengan skema tempo tiga bulan. Utang dari periode sebelumnya telah dilunasi, sementara pemesanan baru belum dibayar karena belum jatuh tempo.

“Plafon pembelian ditentukan lewat negosiasi dengan vendor. Yang penting kami bisa tetap layani pasien,” tambahnya.

Menanggapi isu lain terkait pengurangan dosis suntikan hemoglobin (Hb) kepada pasien, Muhlis menegaskan bahwa pemberian dosis dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter.

“Kalau ada pasien yang hanya mendapat suntikan sekali, itu karena menyesuaikan hasil laboratorium. Pemberian Hb tidak bisa sembarangan, karena berisiko bagi keselamatan pasien,” pungkasnya. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut
Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi
Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 
Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya
IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan
Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru
Setahun Berjalan, Sekolah Rakyat di Ternate Tunjukkan Hasil Positif
95 Persen Rampung, Reuni Akbar STEMAN Siap Guncang Alumni Lintas Generasi

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:42 WIT

Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:53 WIT

Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:46 WIT

Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:32 WIT

IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:29 WIT

Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru

Berita Terbaru

Bus Malut United saat berada di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, Kamis (2/7/2026)

Olahraga

Isu Malut United Pindah ke Semarang Semakin Menguat

Kamis, 2 Jul 2026 - 16:22 WIT

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, saat ditahan oleh Kejati Maluku Utara [Foto : Acim/kasedata]

Hukum & Peristiwa

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Jumat, 26 Jun 2026 - 18:10 WIT