Pemprov Dukung PT Smart Marsindo Bangun SMA di Pulau Gebe

Jumat, 15 Agustus 2025 - 19:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Rencana perusahaan tambang PT Smart Marsindo membangun Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan DPRD Malut.

Dukungan ini mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar pada Kamis (14/8/2025), dihadiri Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Ketua DPRD Malut M. Iqbal Ruray, anggota Komisi III DPRD, pimpinan OPD Pemprov Malut, Asisten III Bupati Halmahera Tengah Husain Ali, Kabag Organisasi Risky Hasyim, staf aset Pemda Halteng, serta perwakilan manajemen PT Smart Marsindo.

Pembangunan SMA ini dipandang strategis untuk memperluas akses pendidikan menengah di wilayah kepulauan yang selama ini masih minim fasilitas. Dengan hadirnya sekolah baru, para pelajar Pulau Gebe tak lagi harus meninggalkan kampung halaman demi menempuh pendidikan yang layak.

Wakil Gubernur dan Ketua DPRD menegaskan perlunya percepatan realisasi proyek, mengingat manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat.

Langkah PT Smart Marsindo ini dinilai langka di sektor pertambangan, karena tidak hanya memenuhi kewajiban formal, tetapi juga menjadi contoh nyata kepedulian perusahaan terhadap pembangunan daerah di bidang pendidikan. Harapannya, inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain di Maluku Utara.

Rencana pembangunan sudah memiliki jadwal pasti. Peletakan batu pertama akan dilakukan pada 3 September 2025 sebagai tanda dimulainya konstruksi. Pemkab Halmahera Tengah telah menyiapkan lahan seluas 2 hektare untuk lokasi sekolah, dan tidak menutup kemungkinan akan diperluas sesuai kebutuhan pengembangan di masa depan.

Baca Juga :  GPM Jelang Ramadan, Warga Ternate Antusias

Direktur PT Smart Marsindo, Jilly R. Lumankun, menegaskan kesiapan perusahaannya melaksanakan seluruh kesepakatan dengan pemerintah provinsi maupun daerah.

“Perusahaan akan melaksanakan semua yang sudah diputuskan dalam rapat bersama Pemprov dan Pemda Halmahera Tengah,” ujar Jilly, Jumat (15/8/2025).

Ia menambahkan, komitmen PT Smart Marsindo tak berhenti di pembangunan sekolah.

“Kami akan terus berkomitmen mendukung kemajuan pendidikan dan mengembangkan sektor lain melalui program CSR, terutama di Pulau Gebe,” jelasnya.

Selain meningkatkan akses pendidikan, keberadaan SMA baru di Pulau Gebe diperkirakan akan memberi dampak berganda bagi perekonomian dan pembangunan sosial. Mulai dari kebutuhan tenaga pendidik, penyediaan fasilitas pendukung, hingga pembukaan lapangan kerja baru. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Klaim Sepihak dan Abaikan Regulasi, Garda Koperasi Ternate Diduga Menyesatkan Publik
Ribuan Siswa Madrasah Halsel Ikut Rekor MURI Penulisan Anafora
GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda
Panen Perdana 10 Ton Semangka, Program TEKAD Perkuat Ekonomi Petani Halteng
Asosiasi “Liar” Koperasi di Ternate Disorot, Klaim Wakili 78 Kelurahan Tanpa Legalitas
Tambang Ilegal di Halsel Diduga Masih Beroperasi 
Berdamai di Bumi Fagoguru, Tangis Haru Pecah Warga Banemo-Sibenpopo
Pemprov Malut Tegaskan Dukungan : Perkuat Ketahanan Pangan hingga Energi di Tengah Geopolitik Global

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:52 WIT

Klaim Sepihak dan Abaikan Regulasi, Garda Koperasi Ternate Diduga Menyesatkan Publik

Rabu, 8 April 2026 - 22:01 WIT

Ribuan Siswa Madrasah Halsel Ikut Rekor MURI Penulisan Anafora

Rabu, 8 April 2026 - 13:39 WIT

GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda

Rabu, 8 April 2026 - 11:15 WIT

Panen Perdana 10 Ton Semangka, Program TEKAD Perkuat Ekonomi Petani Halteng

Rabu, 8 April 2026 - 02:17 WIT

Asosiasi “Liar” Koperasi di Ternate Disorot, Klaim Wakili 78 Kelurahan Tanpa Legalitas

Berita Terbaru

Sosok

Tiga Obituari dalam Kepergian Irfan Ahmad

Rabu, 8 Apr 2026 - 14:56 WIT

Ketua DPD GMNI Maluku Utara, Arjun Onga. || dok : Ilham/Kasedata

Daerah

GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda

Rabu, 8 Apr 2026 - 13:39 WIT