Jadi Narasumber di Universitas Terbuka, Kadis DPMD Halsel Tekankan Ini

Kamis, 11 September 2025 - 19:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis DPMD Halsel, M. Zaki Abdul Wahab (topi) dalam kegiatan di Universitas Terbuka

Kadis DPMD Halsel, M. Zaki Abdul Wahab (topi) dalam kegiatan di Universitas Terbuka

Kasedata.id – Universitas Terbuka (UT) Ternate menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan, M. Zaki Abdul Wahab sebagai narasumber dalam kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru bertema “Strategi Pengembangan Masyarakat Desa”, baru-baru ini.

Dalam pemaparannya, Zaki menegaskan arah pembangunan desa memiliki dasar konstitusi yang kuat. Ia mengulas Pasal 33 UUD 1945 dan Pembukaan UUD 1945 alinea IV yang menegaskan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama perekonomian nasional.

“Instrumen regulasi semakin jelas. Mulai dari UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian hingga UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 yang diperbarui dengan UU Nomor 3 Tahun 2024. Regulasi ini secara tegas mewajibkan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagaimana diatur dalam Pasal 87,” ujarnya.

Zaki menambahkan, pemerintah juga telah menyiapkan perangkat hukum yang lebih detail, seperti PP Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDes, Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, hingga Permenko Nomor 1 Tahun 2025 dan PMK 49 Tahun 2025 mengenai tata kelola pembiayaan koperasi.

“Artinya, seluruh instrumen strategis sudah tersedia. Tinggal bagaimana masyarakat mengambil peran aktif agar implementasinya benar-benar optimal. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat desa menjadi kunci dalam membangun potensi lokal yang berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI ke 80, Forkopimcam Kayoa Barat Gelar Lomba Gerak Jalan

Menurut Zaki, pendekatan agro-maritim merupakan jawaban rasional bagi Halmahera Selatan sebagai daerah kepulauan. Program pengembangan ekonomi desa, khususnya melalui anggaran ketahanan pangan, harus terintegrasi dengan sektor pertanian dan perikanan agar mampu menciptakan pemerataan ekonomi yang nyata.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memandang desa bukan hanya sebatas wilayah geografis, melainkan sebagai entitas strategis yang menyimpan potensi ekonomi, sosial, dan budaya.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Mereka memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk ikut berkontribusi dalam membangun desa. Karena sejatinya, pembangunan desa adalah fondasi utama bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Petanque Ternate Raih Empat Emas, Kian Dekat Gelar Juara Umum 
Diduga Terus Intervensi, Mantan Pengurus BPP HIPMI Boy Sangaji Dikritik
Kisruh Lahan Warga Soligi dan Harita Group, Harus Masuk Jalur Hukum
Semangat Kepedulian, Kemenag Halsel Berbagi Takjil
Kementerian Perikanan Gelar Safari Gemar Makan Ikan di Kepulauan Sula
Meriahkan HUT RI ke 80, Forkopimcam Kayoa Barat Gelar Lomba Gerak Jalan
GP Nuku Soroti Aksi ASN Tidore Tuntut DBH, Ingatkan Jaga Martabat dan Hindari Politisasi
FAM-SAH “Menang” di Pilkada 2024, Bukti Kepercayaan Masyarakat Menuju Sula Bahagia

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:42 WIT

Petanque Ternate Raih Empat Emas, Kian Dekat Gelar Juara Umum 

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:52 WIT

Diduga Terus Intervensi, Mantan Pengurus BPP HIPMI Boy Sangaji Dikritik

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:12 WIT

Kisruh Lahan Warga Soligi dan Harita Group, Harus Masuk Jalur Hukum

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:45 WIT

Semangat Kepedulian, Kemenag Halsel Berbagi Takjil

Kamis, 11 September 2025 - 19:50 WIT

Jadi Narasumber di Universitas Terbuka, Kadis DPMD Halsel Tekankan Ini

Berita Terbaru

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, saat ditahan oleh Kejati Maluku Utara [Foto : Acim/kasedata]

Hukum & Peristiwa

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Jumat, 26 Jun 2026 - 18:10 WIT