Diduga Terus Intervensi, Mantan Pengurus BPP HIPMI Boy Sangaji Dikritik

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Himpunan Pengusaha Muda Indonesia

Logo Himpunan Pengusaha Muda Indonesia

Kasedata.id – Rencana gelaran Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara kembali menuai sorotan. Pelaksanaan Musda yang terus berlarut-larut tanpa hasil jelas ini diduga kuat terjadi akibat adanya intervensi dari pihak luar.

Sorotan tajam tersebut mengarah kepada Boy Sangaji, mantan Ketua OKK Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI. Sejumlah pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI tingkat kabupaten/kota menilai, campur tangan Boy sudah melampaui batas dan merusak tatanan organisasi.

Menurut pengurus BPC, dugaan intervensi ini bukan pertama kalinya terjadi. Pada dua pelaksanaan musyawarah sebelumnya—yang sempat melahirkan dua ketua umum terpilih, yakni Rio dan Firdaus—jalannya forum diduga kuat tak lepas dari determinasi Boy Sangaji, hingga memicu ketidakpastian arah organisasi.

“Boy Sangaji ini sebenarnya secara usia sudah tidak layak lagi ber-HIPMI. Intervensi dia dalam dua kali Musda sebelumnya justru membuat arah organisasi HIPMI Maluku Utara menjadi tidak jelas,” ungkap perwakilan pengurus BPC HIPMI Malut dalam pernyataan tertulisnya.

Lebih lanjut, para pengurus BPC mencium ada dugaan motif transaksional di balik ngototnya intervensi tersebut. Apalagi, Musdalub kali ini digelar di tengah rangkaian agenda Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI yang sedang berjalan.

“Kami menerima informasi bahwa beberapa mantan pengurus HIPMI di Maluku Utara diduga telah melakukan transaksi dengan Boy Sangaji. Bahkan, ia sampai ikut menentukan siapa sosok yang layak memimpin HIPMI Malut. Pertanyaannya, ada kepentingan apa dia bertindak sejauh itu?” sesal mereka.

Baca Juga :  HIPMI Malut, Pleno Penetapan Firdaus Amir Tidak Sah dan Ilegal

Melihat konflik yang tak kunjung usai, pengurus BPC mendesak BPP HIPMI untuk segera mengambil langkah tegas demi menyelamatkan marwah BPD HIPMI Malut. Mereka menilai, benang merah dari carut-marut organisasi ini bersumber dari satu pintu.

“Jika ditarik benang merahnya, semua kekacauan ini terjadi diduga ada intervensi Boy Sangaji. Informasi yang kami himpun, dia bahkan sudah menyiapkan kandidat titipan yang diduga kuat berasal dari kader PSI,” pungkas perwakilan BPC itu. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kisruh Lahan Warga Soligi dan Harita Group, Harus Masuk Jalur Hukum
Semangat Kepedulian, Kemenag Halsel Berbagi Takjil
Jadi Narasumber di Universitas Terbuka, Kadis DPMD Halsel Tekankan Ini
Kementerian Perikanan Gelar Safari Gemar Makan Ikan di Kepulauan Sula
Meriahkan HUT RI ke 80, Forkopimcam Kayoa Barat Gelar Lomba Gerak Jalan
GP Nuku Soroti Aksi ASN Tidore Tuntut DBH, Ingatkan Jaga Martabat dan Hindari Politisasi
FAM-SAH “Menang” di Pilkada 2024, Bukti Kepercayaan Masyarakat Menuju Sula Bahagia
Berkas Tiga Pelaku Narkoba Dilimpahkan ke Kejati Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:52 WIT

Diduga Terus Intervensi, Mantan Pengurus BPP HIPMI Boy Sangaji Dikritik

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:12 WIT

Kisruh Lahan Warga Soligi dan Harita Group, Harus Masuk Jalur Hukum

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:45 WIT

Semangat Kepedulian, Kemenag Halsel Berbagi Takjil

Kamis, 11 September 2025 - 19:50 WIT

Jadi Narasumber di Universitas Terbuka, Kadis DPMD Halsel Tekankan Ini

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 21:32 WIT

Kementerian Perikanan Gelar Safari Gemar Makan Ikan di Kepulauan Sula

Berita Terbaru

Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly, diwawancarai usai rapat KKMP [Foto : sukarsi/kasedata]

Daerah

Pemkot, DPRD, dan TNI Bersinergi Percepat KKMP di Ternate

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:15 WIT

Logo Himpunan Pengusaha Muda Indonesia

Daerah

Dinilai Tak Layak, Reagen-Rio Ditolak Maju HIPMI Malut

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:29 WIT