Kementan Dorong Hilirisasi Komoditas Perkebunan di Maluku Utara

Selasa, 28 Oktober 2025 - 17:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id — Kementerian Pertanian (Kementan) RI berkomitmen mendorong program hilirisasi pertanian di sektor komoditas perkebunan khususnya di Provinsi Maluku Utara.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan Ambon, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan RI, Dr. Kardiyono, saat menghadiri Rapat Koordinasi Hilirisasi  yang digelar di Ballroom Bella Hotel Ternate, Selasa (28/10/2025).

“Hari ini kami bersama Pak Menteri, para kepala daerah, dan dinas pertanian baik di Maluku maupun Maluku Utara menyampaikan program diversifikasi pertanian untuk komoditas perkebunan,” ujar Kardiyono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, setelah program penanaman pangan berjalan dengan baik, fokus pemerintah akan beralih pada pengembangan komoditas perkebunan. Menurutnya, Maluku Utara memiliki potensi besar untuk dikembangkan di sektor ini.

“Ada tiga komoditas prioritas perkebunan yang sedang kami dorong secara nasional  periode 2025–2027 yaitu kelapa, pala, dan kakao. Tiga komoditas ini menjadi sasaran utama di Maluku Utara,” jelasnya.

Baca Juga :  Rawan Bencana, Warga Marikurubu Butuh Talud Penahan Tebing

Kardiyono menyebutkan, pada tahun 2025 telah tersedia 3.150 benih tanaman yang sebagian besar sudah didistribusikan ke wilayah Maluku Utara. Selain itu, penyediaan pupuk dan dukungan tenaga kerja juga telah disiapkan untuk mendorong semangat petani.

“Benih sudah sebagian besar didropping, penyediaan pupuk juga disertai dengan dukungan tenaga kerja sebagai bentuk insentif agar petani semakin semangat menanam,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan pemerintah juga menyiapkan biaya untuk persiapan lahan, penanaman, hingga penyediaan bahan baku industri agar kebutuhan industri komoditas dapat terpenuhi.

“Skema operasi penanaman dilakukan bertahap — dimulai dari kelapa, dilanjutkan pala, lalu kakao. Jika kakao sudah meluas dan produksinya meningkat, kita dorong lagi ke arah pengembangan produk olahan kakao,” tutur Kardiyono.

Baca Juga :  Rusdi Yusuf : Kenyataanya Warga Oba Dukung DOB Sofifi

Menurutnya, konsentrasi program hilirisasi ini bukan hanya untuk meningkatkan nilai tambah produk, tetapi juga untuk menyediakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan petani di Maluku Utara.

Ia menambahkan, hampir semua kabupaten/kota di Maluku Utara telah memiliki agroekosistem yang sesuai dengan komoditas perkebunan prioritas tersebut. Karena itu, Kementan akan bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui dinas pertanian dalam penyiapan lahan dan tenaga kerja.

“Petani akan dilibatkan langsung dalam program ini. Mereka difasilitasi melalui skema Hari Ongkos Kerja (HOK) sebagai upah tenaga kerja. Sedangkan penyiapan lahan dan penanaman, pemerintah menyiapkan dukungan sebesar Rp1,6 juta per hektare yang akan diterima langsung oleh setiap petani,” pungkasnya. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Abubakar Abdullah Ingatkan Alumni dan Kader PMII Jaga Soliditas, Jangan Baper
BPC HIPMI Desak BPP Tak Libatkan Mantan Pengurus di Musdalub
Pemkot, DPRD, dan TNI Bersinergi Percepat KKMP di Ternate
3 Kader Fatayat NU Malut Lolos Kader Pangan BPOM, Siap Jadi Agen Edukasi Masyarakat
Dinilai Tak Layak, Reagen-Rio Ditolak Maju HIPMI Malut
Dunia Akui Rempah Malut, FAO Turun Jaga Keaslian Cengkeh dan Pala
Maluku Utara Masuk Proyek Dunia, Cengkih dan Pala Siap Mendunia
Soal RKAB, KATAM Dukung Pempus Cabut Izin Perusahaan Bermasalah 

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:56 WIT

Abubakar Abdullah Ingatkan Alumni dan Kader PMII Jaga Soliditas, Jangan Baper

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:37 WIT

BPC HIPMI Desak BPP Tak Libatkan Mantan Pengurus di Musdalub

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:15 WIT

Pemkot, DPRD, dan TNI Bersinergi Percepat KKMP di Ternate

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:00 WIT

3 Kader Fatayat NU Malut Lolos Kader Pangan BPOM, Siap Jadi Agen Edukasi Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:29 WIT

Dinilai Tak Layak, Reagen-Rio Ditolak Maju HIPMI Malut

Berita Terbaru

Drawing Cabor Sepak Bola PORPROV V yang berlangsumg di Hotel Grand Majang Ternate [dok : kasedata]

Olahraga

Drawing PORPROV 2026, Ternate Tantang Tuan Rumah Halut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:26 WIT

Mahasiswa KKSD UMMU Kelompok 3 dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkotika [dok : kasedata]

Pendidikan

Mahasiswa UMMU Edukasi Pelajar Desa Tului Soal Bahaya Narkotika

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:22 WIT

Laga penutup musim antara Borneo FC dan Malut United di Stadion Segiri, Samarinda [dok : kasedata]

Olahraga

Laga Penutup Musim, Borneo FC Hancurkan Malut United 7-1

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:44 WIT

Latar surat pemberitahuan penundaan PORPROV Malut/Logo PORPROV 2026 [Dok : kasedata]

Olahraga

PORPROV Malut Ditunda, Ini Jadwal Barunya

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:33 WIT