Maluku Utara Masuk Proyek Dunia, Cengkih dan Pala Siap Mendunia

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir. || dok : Kasedata

Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir. || dok : Kasedata

Kasedata.id Maluku Utara resmi menjadi salah satu wilayah prioritas proyek internasional Crop Diversity Conservation and Sustainable Use in Indonesia (CDCSUI), sebuah langkah strategis untuk menjaga sekaligus mengangkat tanaman asli daerah ke panggung global.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyambut positif pelaksanaan proyek berskala internasional tersebut melalui audiensi antara Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, bersama Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Bioteknologi serta Sumber Daya Genetik Pertanian (BRMP Biogen) di ruang rapat eks-Crisant, Kamis (21/5/2026).

Selain Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah, Maluku Utara menjadi satu dari tiga provinsi di Indonesia yang dipercaya menjalankan proyek strategis konservasi tanaman asli ini.

Usai pertemuan, Samsuddin mengatakan bahwa audiensi tersebut membahas program diversifikasi berkelanjutan terhadap tanaman endemik Maluku Utara, khususnya cengkih dan pala yang selama ini dikenal sebagai identitas rempah Nusantara.

“Dalam proyek ini sebenarnya ada lima komoditas utama, bukan hanya cengkih dan pala, tetapi juga padi lokal, talas, serta kuis yang masih satu jenis dengan talas,” ungkapnya.

Ia berharap proyek pelestarian tanaman ini dapat berjalan maksimal di dua wilayah sasaran, yakni Tidore Kepulauan dan Halmahera Selatan.

“Semoga kerja sama ini terus berlanjut. Kami sangat menyambut baik proyek ini, terutama untuk mempertegas bahwa cengkih memang berasal dari Maluku Utara,” tegasnya.

Menurutnya, proyek tersebut bukan hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum besar untuk memperkuat nama Maluku Utara di tingkat internasional.

Baca Juga :  Breakwater Toniku, Upaya BWS Malut Lindungi Pesisir Halbar

Sementara itu, Kepala BRMP Biogen Kementerian Pertanian, Atekan, menegaskan bahwa Maluku Utara merupakan sumber asli kekayaan genetik cengkih dan pala yang memiliki nilai strategis dunia.

Melalui proyek CDCSUI, para petani nantinya akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan intensif guna menjaga keberlanjutan komoditas unggulan daerah.

“Tujuannya menjaga tanaman agar tidak punah, sekaligus meningkatkan nilai tambah dan pendapatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Proyek CDCSUI sendiri ditargetkan berjalan hingga tahun 2027 dan direncanakan diperpanjang sampai 2028.

“Pada 2026, BRMP Biogen akan fokus memperkuat koordinasi intensif untuk menyamakan persepsi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 
Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut
Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi
Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 
Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya
IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan
Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru
Setahun Berjalan, Sekolah Rakyat di Ternate Tunjukkan Hasil Positif

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:47 WIT

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIT

Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:53 WIT

Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:46 WIT

Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:32 WIT

IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan

Berita Terbaru

Perbaikan jalan utama di Kelurahan Kayu Merah oleh BPJN Maluku Utara [Foto : haerun/kasedata]

Daerah

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 

Selasa, 7 Jul 2026 - 16:47 WIT

Opini

Brazil vs Norwegia

Minggu, 5 Jul 2026 - 19:38 WIT

Bus Malut United saat berada di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, Kamis (2/7/2026)

Olahraga

Isu Malut United Pindah ke Semarang Semakin Menguat

Kamis, 2 Jul 2026 - 16:22 WIT