Bulog Ternate Pastikan Stok Beras Aman Jelang Nataru 2025

Sabtu, 1 November 2025 - 20:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perum Bulog Cabang Kota Ternate, Jefry Tanasy [Foto : Iin Afriyanti/Kasedata]

Kepala Perum Bulog Cabang Kota Ternate, Jefry Tanasy [Foto : Iin Afriyanti/Kasedata]

Kasedata.id – Kepala Perum Bulog Cabang Kota Ternate, Jefry Tanasy, memastikan stok beras di wilayah kerjanya dalam kondisi aman dan terkendali menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Ditemui awak media di Kelurahan Tabahawa, Kecamatan Ternate Tengah, Jumat (31/10/2025), Jefry mengungkapkan saat ini Bulog Cabang Ternate memiliki total 2.500 ton beras yang tersimpan di dua gudang utama masing-masing di Kota Ternate dan Halmahera Utara.

“Proses penerimaan beras juga terus berjalan melalui pasokan dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Kedua wilayah ini masih memiliki produksi hingga akhir Desember sehingga kita akan menerima tambahan sekitar 3.000 ton beras. Dengan demikian, stok kita diperkirakan cukup hingga akhir tahun 2025,” jelasnya.

Jefry menambahkan, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Bulog rutin melakukan peningkatan stok untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat. Selain itu, Bulog juga mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melalui dua skema Public Service Obligation (PSO) baik untuk kebutuhan pangan masyarakat maupun penanganan bencana.

“Dari sisi komersial, Bulog juga menyiapkan beras cadangan agar dapat menstabilkan harga di pasar dan mendukung program bantuan pangan,” ujarnya.

Selain beras, Bulog Cabang Ternate juga memastikan ketersediaan gula pasir sebanyak 47 ton dan minyak goreng sebanyak 39 ribu liter. Sementara untuk beras, Bulog menyediakan dua jenis yakni beras medium dari cadangan pemerintah dan beras premium yang dipasarkan secara komersial.

Baca Juga :  Lagi, Basri Salama Nahkodai Hanura Maluku Utara

“Untuk beras premium, harganya saat ini berkisar antara Rp15.000 hingga Rp15.500 per kilogram, dan bisa mencapai Rp15.800 tergantung merek dan kualitas,” tutur Jefry.

Ia menegaskan hingga memasuki bulan Ramadan tahun depan, stok beras dan bahan pangan lainnya dipastikan tetap aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan maupun kenaikan harga yang signifikan. (*)

Penulis : Iin Afriyanti

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Wagub Sarbin Sehe Tinjau Pengecekan Kesehatan Gratis Pelajar, Dorong Sekolah Lebih Sehat dan Nyaman
Kadikbud Malut Dorong Sekolah Bersih dan Nyaman untuk Siswa
Wagub Maluku Utara Resmikan Dua Gerakan Strategis, Sekolah Bersih dan Satu Rekening Satu Pelajar
Polemik Kades Wailoba, Praktisi Hukum Soroti Intervensi Politik
Revitalisasi RSU dan RSJ Sofifi Dimulai, Gubernur Maluku Utara Pastikan Layanan Kesehatan Makin Prima
KUA-PPAS 2027 Resmi Diparipurnakan Trans Kie Raha Jadi Fokus Pembangunan
Gubernur Sherly Tinjau Pekerjaan Revitalisasi SMAN 5 Tidore Kepulauan
Pemprov Malut Percepat Pembangunan Gudang BULOG Demi Jaga Stabilitas Harga Pangan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:07 WIT

Wagub Sarbin Sehe Tinjau Pengecekan Kesehatan Gratis Pelajar, Dorong Sekolah Lebih Sehat dan Nyaman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:47 WIT

Kadikbud Malut Dorong Sekolah Bersih dan Nyaman untuk Siswa

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:12 WIT

Wagub Maluku Utara Resmikan Dua Gerakan Strategis, Sekolah Bersih dan Satu Rekening Satu Pelajar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:33 WIT

Polemik Kades Wailoba, Praktisi Hukum Soroti Intervensi Politik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:32 WIT

Revitalisasi RSU dan RSJ Sofifi Dimulai, Gubernur Maluku Utara Pastikan Layanan Kesehatan Makin Prima

Berita Terbaru