Janji DLH Ternate Bersihkan Barangka Gamalama

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kali Mati atau Barangka di belakang Rusunawa Kelurahan Gamalama Kota Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Kali Mati atau Barangka di belakang Rusunawa Kelurahan Gamalama Kota Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Kasedata.id — Pemerintah Kota Ternate kembali disorot akibat penumpukan sampah di Kali Mati atau Barangka, tepatnya di belakang Rusunawa Gamalama. Kondisi ini dinilai mencemari lingkungan serta mengganggu aktivitas pedagang dan warga.

Hasil pagematan pewarta kasedata.id baru-baru ini menunjukkan tumpukan sampah berserakan dalam barangka yang berdeketan persis dengan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kelurahan Gamalama. Meski lokasinya berdekatan dengan area pengelolaan sampah, kawasan ini disebut-sebut jarang tersentuh untuk dibersihkan.

Lurah Gamalama, Mochtar Umasangadji, saat dikonfirmasi menyampaikan penumpukan tersebut sebagian besar berasal dari sampah pantai yang terbawa arus. Selain itu ulah masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Ia menyebut pihak kelurahan sebelumnya telah melakukan kerja bakti bersama TNI.

“Bukan tidak diawasi, tapi ada sampah dari laut naik ke darat dan sebagian memang dibuang masyarakat. Dulu kami sudah kerja bakti dengan TNI, tapi sampah ini ada yang terbawa arus dari daratan ke laut,” kata Lurah.

Mochtar menambahkan, kendati kelurahan saat ini tengah berupaya mencari solusi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate untuk menangani persoalan tersebut.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate Musli Mohamad, mengatakan bahwa sampah di area Barangka itu akan tetap ditangani. Namun, tingginya volume dan tingkat kesulitan pembersihan membuat DLH butuh bantuan pihak lain.

Baca Juga :  BPJN Malut Fokus Pengamanan Jalur Nataru

“Memang ada spot-spot tertentu yang tidak bisa kami tangani sendiri. Misalnya area pesisir pantai atau kolam sampah di zona yang menurut analisa kami membutuhkan keterlibatan pihak lain,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Kendati, Musli menegaskan bahwa pekan depan DLH akan melaksanakan kegiatan pembersihan dengan menggandeng sejumlah komunitas peduli lingkungan.

“Pada hari Minggu ini, kami akan kerja bakti bersama teman-teman dari FPK. Kami juga sudah bekerja sama dengan beberapa komunitas untuk pembersihan di beberapa muara sungai,” pungkasnya. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing
Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate
Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar
Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian
Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate
Usai Dilantik, Pejabat Baru Ternate Bakal Hadapi Tiga Tantangan
Kebakaran Dekat Sungai Akelamo, Pemdes Kawasi Koordinasikan Penanganan
Kontraktor Tolak Desain PUPR Malut, Proyek Payahe–Dehepodo Tersandung Perencanaan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:06 WIT

Pekerjaan Jalan Paving Kayu Merah Ternate Tinggal Finishing

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:03 WIT

Tonny S Pontoh, Dari Ajudan Gubernur ke Medan Bencana Ternate

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:54 WIT

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIT

Ruang Fiskal Ternate 2027 Diproyeksi Lebih Longgar, Utang Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:22 WIT

Tonny Dapat Tugas Baru, Ferry Ditunjuk Plt Kadis Perkimtan Ternate

Berita Terbaru

Jembatan Ake Busale di ruas Saketa-Dehepodo, Kabupaten Halmahera Selatan [dok : kasedata]

Daerah

Rampung 100 Persen, Akses Saketa-Dehepodo Kembali Lancar

Jumat, 2 Okt 2026 - 12:54 WIT