Prestasi Budaya, 10 WBTB Maluku Utara Resmi Diakui Nasional

Selasa, 16 Desember 2025 - 20:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadikbud Abubakar Abdullah yang hadir mewakili Gubernur Maluku Utara dalam penerimaan penghargaan WBTB di Jakarta [Foto : istimewa]

Kadikbud Abubakar Abdullah yang hadir mewakili Gubernur Maluku Utara dalam penerimaan penghargaan WBTB di Jakarta [Foto : istimewa]

Kasedata.id — Provinsi Maluku Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kebudayaan. Sebanyak 10 Warisan Budaya Takbenda (WBTB) asal Maluku Utara resmi ditetapkan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (RI) pada tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung  Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam acara Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025 yang digelar di Kementerian Kebudayaan RI, Jakarta, 15 Desember 2025.

Penghargaan itu diterima langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi (Kadikbud) Abubakar Abdullah, yang hadir mewakili Gubernur Maluku Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepuluh WBTB yang ditetapkan tahun 2025 ini berasal dari berbagai Kabupaten/kota di Maluku Utara. Yakni Dabu-dabu Bacan, Andara, Edat, Batutuk Tautang Balik, Kamplang Bacan, Bavaturung Skombor, Bahasa Ternate, Ngogu Adat, Tuala Lipa, serta Arwahan Gamrange.

Baca Juga :  Warga Kawasi Resmi Kantongi Sertifikat Pemukiman Baru

Dengan penetapan itu hingga tahun 2025 ini, jumlah Warisan Budaya Takbenda asal Maluku Utara yang telah diakui secara nasional mencapai 74 WBTB.

Abubakar Abdullah menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan seluruh Pemerintah Kabupaten/kota.

“Alhamdulillah, hingga saat ini Maluku Utara telah memiliki 74 WBTB. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh pemerintah daerah di Maluku Utara. Kami menyampaikan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Sementara, Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam sambutannya menekankan bahwa Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang sangat besar. Karena itu, seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab untuk melestarikan, melindungi, dan memanfaatkan warisan budaya agar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Nataru, Mobilitas Warga Sula Meningkat

“Warisan budaya takbenda harus dihidupkan ekosistemnya agar memiliki nilai tambah, termasuk dari sisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Fadli Zon.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk aktif mengusulkan WBTB nasional agar dapat ditingkatkan menjadi Warisan Budaya Takbenda Dunia (UNESCO). Selain itu, Fadli Zon menyoroti pentingnya pengembangan ekosistem kuliner tradisional yang telah ditetapkan sebagai WBTB.

“Konstitusi telah mengamanatkan kepada kita semua untuk menjaga dan memajukan kebudayaan bangsa,” tegasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam
Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak
Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga
KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027
Maluku Utara Kebagian APBN Rp 160 Miliar, Ribuan Rumah Masuk Program Bedah
Kepala Balitbangda Malut Segera Ditentukan, BKD : SK Disiapkan
Pemprov Malut Lepas 40 Peserta Wisata Rohani ke Yerusalem
Persiapan Diklat Laskar Gerindra Malut Terus Dimatangkan, 400 Kader Bakal Digembleng

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:37 WIT

Ternate Tetapkan Tanggap Darurat, Titik Panas TPA Masih Mengancam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:57 WIT

Gubernur Sherly Tegas, PT Intimkara Kena SP1 : Tak Perform, Putus Kontrak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:24 WIT

Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:32 WIT

KORMI Sula Segera Dilantik, Siapkan Olahraga Tradisional 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:16 WIT

Maluku Utara Kebagian APBN Rp 160 Miliar, Ribuan Rumah Masuk Program Bedah

Berita Terbaru

Personel Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha saat melakukan pemantauan terhadap titik karhutla di lokasi TPA Takome

Peristiwa

Karhutla TPA Takome, Kodam XXVIII Moloku Kie Raha Siaga

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:24 WIT