Rakor DAK Tahun 2025, Kadikbud Malut Tekankan Ini

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah menyampaikan arahan kepada puluhan Kepsek SMA/SMK dalam Rakor DAK Pengadaan Tahun 2025. || dok : Dafa/Kasedata

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah menyampaikan arahan kepada puluhan Kepsek SMA/SMK dalam Rakor DAK Pengadaan Tahun 2025. || dok : Dafa/Kasedata

Kasedata.id Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Dana Alokasi Khusus (DAK) Pengadaan SMA dan SMK tahun 2025.

Rapat koordinasi Dikbud yang diikuti 14 Kepala Sekolah SMA dan 24 Kepala Sekolah SMK ini berlangsung di Muara Mall lantai 4, Selasa (23/12/2025).

Kadikbud Malut, Abubakar Abdullah dalam sambutannya meminta kepada para kepala sekolah terkait alat Ruang Praktik Siswa (RPS) yang sudah ada dapat digunakan untuk peningkatan kompetensi siswa melalui skill dalam keahlian masing-masing.

“Saya berharap kedepan siswa yang sudah lulus bisa memiliki kompetensi keahlian yang di butuhkan wirausaha dan dunia industri,” ujarnya.

Abubakar mengatakan pentingnya Rakor DAK pengadaan tahun 2025 untuk mengevaluasi penggunaan dan pemanfaatan alat serta uji fungsi alat.

“Dana ini menjadi penunjang untuk DAK fisik yang sedang berjalan. Penyingnya Rakor ini di buat untuk di panggil kepala-kepala sekolah yang penerima manfaat dari DAK itu untuk kita evaluasi, terkait dengan penggunaan dan pemanfaatan alat dan uji fungsi alat yang sudah sampai di sekolah-sekolah,” sebutnya.

Baca Juga :  Pemprov Malut dan Dikbud Antar SMK Negeri 4 Tikep Panen 2 Ton Jagung

Terkait dengan nilainya, Aka menyebutkan bahwa DAK tahun 2025 berkisar 19 miliar. Peruntukannya, untuk jenjang SMA pengadaan buku, pengadaan alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan pengadaan alat laboratorium. Sementara, jenjang SMK untuk pengadaan alat TIK, dan RPS.

“Alat-alat ini untuk penunjang kompetensi keahlian di masing-masing SMK. Namun, dilihat lagi apa kebutuhan sekolah sehingga diajukan permohonan kebutuhan,” jelasnya.

“Barangnya sudah sampai di sekolah masing-masing, baru kami melakukan rapat dengan cara mengundang kepala sekolah dan kepala jurusan untuk menanyakan tentang kebutuhan alat tersebut,” tandasnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tiap Tahun Meningkat, UT Ternate Kembali Cetak Ratusan Sarjana
Hardiknas 2026 Jadi Momentum, Dikbud dan Pemprov Malut Dorong Pemerataan Pendidikan
Dikbud Malut Orbitkan Generasi Emas, 10 Siswa Tembus Final Matematika
BLUD SMK Dipercepat, Pemprov Malut Andalkan Peran Strategis Dikbud
Pemprov Malut dan Dikbud Antar SMK Negeri 4 Tikep Panen 2 Ton Jagung
Prodi Tambang Unkhair Perkuat Kurikulum Berbasis OBE
Sosiologi FISIP UMMU, Ruang Belajar Membaca Realitas Sosial
Mengukur Kompetensi Siswa, SMK Negeri 1 Ternate Gelar UKK

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:15 WIT

Tiap Tahun Meningkat, UT Ternate Kembali Cetak Ratusan Sarjana

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:34 WIT

Hardiknas 2026 Jadi Momentum, Dikbud dan Pemprov Malut Dorong Pemerataan Pendidikan

Kamis, 30 April 2026 - 11:03 WIT

Dikbud Malut Orbitkan Generasi Emas, 10 Siswa Tembus Final Matematika

Senin, 27 April 2026 - 23:16 WIT

BLUD SMK Dipercepat, Pemprov Malut Andalkan Peran Strategis Dikbud

Minggu, 26 April 2026 - 20:22 WIT

Pemprov Malut dan Dikbud Antar SMK Negeri 4 Tikep Panen 2 Ton Jagung

Berita Terbaru

Ketua DPW PKB Malut, Jasri Usman [Foto : sukarsi/kasedata]

Politik

Hindari Konflik, PKB Malut Gelar UKK Calon Ketua DPC

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:15 WIT

Opini

Koperasi Merah Putih Simbol Besar Tanpa Fondasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:50 WIT