Tembok di Tikungan Ngade Retak, Berpotensi Longsor Ancam Pengandara

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tembok di tingkungan Kelurahan Ngade, Ternate Selatan [Foto : sukarsi/kasedata]

Kondisi tembok di tingkungan Kelurahan Ngade, Ternate Selatan [Foto : sukarsi/kasedata]

Kasedata.id – Tembok arah selatan di jalan tikungan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, mengalami retakan dan berpotensi longsor setelah diguyur hujan deras pada Rabu malam (7/1/2026).

Retakan itu mengancam pengendara yang lalu lalang melintasi jalan tersebut. Kejadian ini baru diketahui oleh pihak Kelurahan Ngade pada Kamis pagi (8/1/2026).

Menurut Lurah Ngade, Farid Fabanyo, kerusakan tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan hampir di seluruh bagian tembok penahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Retaknya terjadi semalam. Pagi hari ini baru terlihat jelas. Bukan hanya satu titik, tapi sebagian besar tembok sudah retak, termasuk pagar di bagian atas yang sebagian sudah runtuh ke bawah,” ujar Farid.

Baca Juga :  Dua Hal “Titipan” Aka kepada Generasi Muda NU Halmahera Utara

Ia menjelaskan, lokasi itu berada di kediaman salah satu mantan Rektor STKIP Kie Raha Ternate. Pihak kelurahan telah menghubungi pemilik rumah, namun yang bersangkutan masih berada di luar daerah.

Farid mengaku khawatir kondisi tersebut dapat memicu longsor susulan yang berisiko mengganggu keselamatan pengguna jalan, mengingat tikungan Ngade dikenal sebagai kawasan rawan kecelakaan.

“Kalau hujan terus dan berlangsung lama, retakan ini bisa melebar dan tembok berpotensi roboh. Itu sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” katanya.

Baca Juga :  Waspada, Wabah Difteri Kembali Muncul di Ternate

Sebagai langkah antisipasi, pihak kelurahan telah melaporkan kondisi itu kepada Camat Ternate Selatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate untuk segera ditindaklanjuti. Laporan juga telah diteruskan ke Wali Kota Ternate.

“Saya sudah dokumentasikan dan laporkan ke camat serta BPBD. Informasinya sudah diteruskan ke wali kota,” jelas Farid.

Sambil menunggu penanganan, pihak kelurahan saat ini telah memberi jarak atau pembatas di sekitar lokasi retakan guna mencegah risiko kecelakaan bagi pengguna jalan. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut
Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi
Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 
Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya
IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan
Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru
Setahun Berjalan, Sekolah Rakyat di Ternate Tunjukkan Hasil Positif
95 Persen Rampung, Reuni Akbar STEMAN Siap Guncang Alumni Lintas Generasi

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:42 WIT

Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:53 WIT

Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:46 WIT

Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:32 WIT

IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:29 WIT

Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru

Berita Terbaru

Bus Malut United saat berada di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, Kamis (2/7/2026)

Olahraga

Isu Malut United Pindah ke Semarang Semakin Menguat

Kamis, 2 Jul 2026 - 16:22 WIT

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, saat ditahan oleh Kejati Maluku Utara [Foto : Acim/kasedata]

Hukum & Peristiwa

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Jumat, 26 Jun 2026 - 18:10 WIT