Program Vokasi Pelita Harita Nickel Latih 40 Pemuda Pulau Obi 

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemuda lingkar operasional Harita Nickel di Pulau Obi antusias mengikuti program vokasi PELITA untuk meningkatkan skill yang dapat menunjang pengembangan karier

Para pemuda lingkar operasional Harita Nickel di Pulau Obi antusias mengikuti program vokasi PELITA untuk meningkatkan skill yang dapat menunjang pengembangan karier

Kasedata.id — Harita Nickel kembali memperkuat pengembangan kapasitas sumber daya manusia lokal melalui program vokasi Peningkatan Keahlian Keterampilan Pemuda (PELITA) angkatan IV, Rabu (18/2/2026).

Sebanyak 40 pemuda Pulau Obi, Halmahera Selatan, mengikuti pelatihan operator Overhead Crane bersertifikasi sebagai bagian dari upaya perusahaan membangun kesiapan tenaga kerja yang selaras dengan kebutuhan operasi industri hilirisasi nikel.

Community Development Manager Harita Nickel, Broto Suwarso, menyatakan bahwa program PELITA dirancang untuk menjembatani kebutuhan industri dengan potensi pemuda daerah yang belum memiliki keterampilan khusus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Inisiatif vokasi PELITA adalah wujud nyata keberpihakan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Ini strategi kami agar masyarakat dapat menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri, dengan kompetensi yang teruji,” ujar Broto.

Sebagai perusahaan pertambangan dan hilirisasi nikel terintegrasi, Harita Nickel saat ini menyerap sekitar 26 ribu tenaga kerja. Sebanyak 85 persen di antaranya adalah warga negara Indonesia, dimana sekitar 50 persen berasal dari Maluku Utara. Program PELITA menjadi salah satu upaya untuk terus meningkatkan keterlibatan talenta lokal tersebut dalam struktur operasional perusahaan.

Baca Juga :  30 Persen Program OPD Ternate Belum Tercapai

Selama tiga bulan, para peserta akan menjalani pelatihan intensif untuk mengoperasikan Overhead Crane. Selain itu, program ini juga memadukan pembinaan mental, fisik, dan kedisiplinan agar peserta memiliki etos kerja industri yang kuat.

“Target kami jelas, agar pemuda lokal memiliki peluang karier yang lebih baik. Terbukti, sebagian besar lulusan PELITA angkatan sebelumnya telah terserap dan bekerja di lingkungan operasi perusahaan,” tambah Broto.

Dampak program ini dirasakan langsung oleh La Rehan, salah satu peserta PELITA angkatan IV asal Desa Soligi. Sebelumnya ia bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas dan mengikuti seleksi untuk mendapatkan kesempatan belajar keterampilan baru.

Baca Juga :  Polisi Didesak Usut Kematian Pedagang Tersengat Listrik PLN di Haltim

“Saya sangat senang bisa terpilih. Program ini memberikan kesempatan bagi kami warga lokal yang minim pengalaman untuk memiliki keterampilan  industri. Saya berharap ini menjadi batu loncatan untuk pengembangan karier saya ke depan,” ungkapnya.

Program PELITA telah berjalan dalam beberapa angkatan. Angkatan pertama mencetak 14 operator Wheel Loader, disusul angkatan kedua dengan 28 operator Overhead Crane yang kini bekerja di fasilitas pemrosesan Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) PT Halmahera Jaya Feronikel (HJF). Sementara itu, angkatan ketiga yang memfokuskan pada keahlian Bahasa Mandarin telah meluluskan 22 peserta yang kini akan memasuki tahap pemagangan.

Konsistensi pelaksanaan program PELITA mencerminkan pendekatan Harita Nickel dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif di Pulau Obi. Melalui penguatan kompetensi lokal, perusahaan tidak hanya mendukung pemberdayaan masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi operasional yang aman, adaptif, dan berorientasi jangka panjang. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemanfaatan Sungai Akelamo Dukung Kebutuhan Air Bersih Warga Kawasi
HUT Haltim ke-23, PT AJP Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Lewat Buku, Harita Nickel Angkat Potret Laut di Pulau Obi
Nuansa Kebersamaan dan Gotong Royong Warnai Kurban di Masjid Ajir Tabi’in Ngade
Soal RKAB, KATAM Dukung Pempus Cabut Izin Perusahaan Bermasalah 
Ramai di Medsos, Harita Nickel Bangun Fasilitas Reverse Osmosis di Kawasi, Apa Itu?
Putra-Putri Pulau Obi yang Menjadi Tuan Rumah di Industri Nikel
PERHAPI Siap Kawal PPM Pertambangan di Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:31 WIT

Pemanfaatan Sungai Akelamo Dukung Kebutuhan Air Bersih Warga Kawasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIT

HUT Haltim ke-23, PT AJP Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:31 WIT

Lewat Buku, Harita Nickel Angkat Potret Laut di Pulau Obi

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:04 WIT

Nuansa Kebersamaan dan Gotong Royong Warnai Kurban di Masjid Ajir Tabi’in Ngade

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:37 WIT

Soal RKAB, KATAM Dukung Pempus Cabut Izin Perusahaan Bermasalah 

Berita Terbaru

Perbaikan jalan utama di Kelurahan Kayu Merah oleh BPJN Maluku Utara [Foto : haerun/kasedata]

Daerah

Jalan Ambles di Kayu Merah, BPJN Malut Kebut Perbaikan 

Selasa, 7 Jul 2026 - 16:47 WIT

Opini

Brazil vs Norwegia

Minggu, 5 Jul 2026 - 19:38 WIT

Bus Malut United saat berada di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, Kamis (2/7/2026)

Olahraga

Isu Malut United Pindah ke Semarang Semakin Menguat

Kamis, 2 Jul 2026 - 16:22 WIT