Tarawih Perdana di Pulau Hiri Ternate Diterjang Banjir

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir melanda Kelurahan Tafraka, Pulau Hiri, saat warga menggelar salat tarawih perdana [Foto : tangkapan layar video ]

Banjir melanda Kelurahan Tafraka, Pulau Hiri, saat warga menggelar salat tarawih perdana [Foto : tangkapan layar video ]

Kasedata.id — Pelaksanaan salat tarawih perdana di Kelurahan Tafraka, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate, berubah menjadi kepanikan dari warga setempat, Rabu (18/2/2026) malam.

Sejumlah video warga yang beredar memperlihatkan luapan air bercampur material diduga dari proyek embung Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara menerjang Mushalla Raudatul Jannah saat jemaah sedang beribadah.

Peristiwa terjadi dalam suasana salat tarawih pada Ramadan awal 14447 Hijriyah, membuat imam dan jamaah lari berhamburan. Sebab, air bercampur lumpur dan bebatuan tiba-tiba masuk ke dalam mushalla, memaksa imam dan jemaah berlarian menyelamatkan diri.

Warga Tafraka menyoroti proyek embung yang dibangun dengan anggaran belasan miliar ini justru membawa “bencana”. Menurut mereka, sejak embung tersebut berdiri di wilayah ketinggian, banjir kerap terjadi setiap kali hujan deras mengguyur kawasan itu.

Baca Juga :  Wali Kota Ternate Lantik Sejumlah Pejabat, Satu Diantaranya Staf Ahli

“Sebelum ada embung, kami tidak pernah mengalami banjir seperti ini,” ujar salah satu warga.

Trauma warga masih membekas setelah banjir serupa pada 14 Januari 2026 lalu merusak sedikitnya sembilan rumah akibat terjangan material batu dan lumpur.

Kini, warga mengaku dihantui rasa khawatir setiap kali hujan turun dan berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ribuan Siswa Madrasah Halsel Ikut Rekor MURI Penulisan Anafora
GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda
Panen Perdana 10 Ton Semangka, Program TEKAD Perkuat Ekonomi Petani Halteng
Tambang Ilegal di Halsel Diduga Masih Beroperasi 
Berdamai di Bumi Fagoguru, Tangis Haru Pecah Warga Banemo-Sibenpopo
Pemprov Malut Tegaskan Dukungan : Perkuat Ketahanan Pangan hingga Energi di Tengah Geopolitik Global
Rakorda P3A 2026 Digelar, Pemprov Malut Perkuat Komitmen Perlindungan Perempuan dan Anak
Pemkot Ternate Validasi Rumah Rusak Jadi Dasar Penyaluran Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 22:01 WIT

Ribuan Siswa Madrasah Halsel Ikut Rekor MURI Penulisan Anafora

Rabu, 8 April 2026 - 13:39 WIT

GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda

Rabu, 8 April 2026 - 11:15 WIT

Panen Perdana 10 Ton Semangka, Program TEKAD Perkuat Ekonomi Petani Halteng

Selasa, 7 April 2026 - 22:29 WIT

Tambang Ilegal di Halsel Diduga Masih Beroperasi 

Selasa, 7 April 2026 - 19:52 WIT

Berdamai di Bumi Fagoguru, Tangis Haru Pecah Warga Banemo-Sibenpopo

Berita Terbaru

Sosok

Tiga Obituari dalam Kepergian Irfan Ahmad

Rabu, 8 Apr 2026 - 14:56 WIT

Ketua DPD GMNI Maluku Utara, Arjun Onga. || dok : Ilham/Kasedata

Daerah

GMNI Malut Protes Dugaan Intimidasi Oknum Polda

Rabu, 8 Apr 2026 - 13:39 WIT