Sherly Tjoanda Genjot Pemerintahan Digital, Malut Belajar SPBE dari Jawa Timur

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || dok : Kasedata.id

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || dok : Kasedata.id

Kasedata.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan komitmennya mempercepat transformasi pemerintahan digital melalui optimalisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada 2026. Langkah awal dilakukan dengan melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna mempelajari implementasi SPBE yang sukses meraih skor 4,7 dari 5.

Saat ini, skor SPBE Pemerintah Provinsi Maluku Utara masih berada di angka 3,6. Karena itu, studi tiru ke Jawa Timur menjadi strategi percepatan untuk mengejar ketertinggalan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

“Pada 2026 ini SPBE atau pemerintahan digital akan kita maksimalkan. Kita belajar dari Jatim karena mereka sudah sangat siap, baik dari sisi sistem maupun regulasi pendukungnya,” ujar Sherly, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, penguatan transformasi digital membutuhkan dukungan regulasi yang komprehensif, mulai dari Surat Keputusan (SK) Gubernur hingga Peraturan Gubernur (Pergub). Kelengkapan regulasi tersebut menjadi salah satu faktor utama tingginya capaian SPBE di Jawa Timur

Tak hanya fokus pada digitalisasi pemerintahan, Sherly juga mempelajari pengelolaan pendidikan vokasi di Jawa Timur sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia Maluku Utara.

Baca Juga :  Maskot Porprov 2026 Resmi Diluncurkan, Gubernur Malut dan Ketua KONI Tegaskan Semangat Juara

Salah satu yang menjadi perhatian adalah sistem pembinaan di SMKN 4 Malang yang dikenal berhasil mencetak lulusan berkiprah di industri kreatif global, termasuk sebagai desainer film di platform streaming internasional.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara pun berencana mengirim siswa daerah untuk menimba ilmu di sekolah tersebut, sekaligus menjajaki peluang menghadirkan sekolah vokasi unggulan serupa di Maluku Utara.

“Transformasi digital pemerintahan dan penguatan pendidikan vokasi ini diharapkan menjadi fondasi percepatan pembangunan daerah serta peningkatan daya saing generasi muda Maluku Utara di era ekonomi digital,” tandasnya. (Adv)*.

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Inovasi PBJ Malut Dilirik Papua, Skema Pengadaan Jalan Lapen Dipelajari
PBJ Malut Pacu Kompetensi Pelaku Usaha Lokal Hadapi Era Pengadaan Digital
62 Paskibraka Ternate Terima Penghargaan, Tugas Berlanjut Hingga 2027
Dana Hibah 11 Parpol di Ternate Masuk Tahap Pencairan
Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai
Pemkot Ternate Bakal Serahkan Penghargaan untuk 62 Paskibraka
Pulang dari Istana, Keluarga Haikal Gelar Syukuran di Ternate
Disperkimtan Ternate Mulai Verifikasi 500 Penerima Bantuan Rumah

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:37 WIT

Inovasi PBJ Malut Dilirik Papua, Skema Pengadaan Jalan Lapen Dipelajari

Selasa, 15 September 2026 - 13:24 WIT

PBJ Malut Pacu Kompetensi Pelaku Usaha Lokal Hadapi Era Pengadaan Digital

Kamis, 10 September 2026 - 22:23 WIT

62 Paskibraka Ternate Terima Penghargaan, Tugas Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 9 September 2026 - 22:46 WIT

Dana Hibah 11 Parpol di Ternate Masuk Tahap Pencairan

Selasa, 8 September 2026 - 14:07 WIT

Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai

Berita Terbaru