Akses Jalan Menuju RSUD Sanana Rusak Parah, Pemda Diminta Bertindak

Minggu, 8 Juni 2025 - 21:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses jalan menuju RSUD Sanana yang terpantau rusak parah || Foto : karno_kasedata

Akses jalan menuju RSUD Sanana yang terpantau rusak parah || Foto : karno_kasedata

Kasedata.id – Kerusakan infrastruktur jalan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, kian memprihatinkan. Kondisi ini menimbulkan keresahan masyarakat, terutama bagi para pengendara roda dua dan empat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Pantauan media ini pada Minggu sore (8/6/2025), terlihat sejumlah ruas jalan berlubang dan rusak parah di kawasan dalam kota khususnya akses utama menuju RSUD Sanana. Ironisnya, kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama namun belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Kerusakan paling parah terpantau di Desa Falahu, Kecamatan Sanana. Selain itu, titik-titik jalan berlubang juga ditemukan di Desa Fagudu dan Desa Fogi. Bahkan di Desa Waihama dan Desa Wai Ipa, kondisi jalan yang tidak rata dan berlubang turut menyulitkan pengendara saat hujan turun dan lubang tertutup genangan air.

“Kalau malam atau saat hujan, jalan ini benar-benar berbahaya. Pengendara motor bisa jatuh kalau tidak hati-hati,” ujar salah seorang warga setempat.

Kondisi ini bukan hanya mengganggu kenyamanan dan aktivitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa. Mengingat RSUD Sanana adalah fasilitas vital yang menjadi rujukan utama layanan kesehatan di Kepulauan Sula maka seharusnya akses menuju rumah sakit ini menjadi prioritas pembangunan infrastruktur.

Baca Juga :  Program MBG Resmi Dimulai di Kepulauan Sula

Karena itu, Pemda Kepulauan Sula didesak untuk segera melakukan perbaikan demi keselamatan masyarakat dan juga menjaga wajah kota Sanana sebagai ibu kota Kabupaten.

“Jalan ini sering dilalui ambulans, pasien, dan warga yang hendak ke rumah sakit. Kalau dibiarkan terus, ini bisa berakibat fatal. Pemda harus bertindak cepat,” tambah warga lainnya. (*)

Penulis : Karno Pora

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo
Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga
RSU Tidore Dukung FKG UMMU
Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses
Gubernur Sherly dan Tri Tito Karnavian Sambangi Lago Montana
OJK Gandeng SMK Negeri 1 Ternate Perkuat Literasi Keuangan Lawan Pinjol Judol dan Investasi Bodong
Wagub Malut Serukan Bahasa Daerah Kembali Dipakai di Kantor dan Rumah
Wagub Sarbin Sehe Dorong NMIBF 2026 Jadi Magnet Investasi dan Dongkrak PAD Malut

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:38 WIT

Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo

Minggu, 6 September 2026 - 22:40 WIT

Dari Sirah ke Aksi, Muslimat-Fatayat NU Malut Perkuat Ketahanan Keluarga

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIT

RSU Tidore Dukung FKG UMMU

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIT

Abdullah Assagaf Ditahan, Wagub Malut : Kalau Salah Silakan Diproses

Kamis, 3 September 2026 - 14:26 WIT

Gubernur Sherly dan Tri Tito Karnavian Sambangi Lago Montana

Berita Terbaru

Pendidikan

Dikawal RSIJ Grup, UMMU Percepat Buka Fakultas Kedokteran

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:03 WIT